Hujan dan Kamu

Hujan dan Kamu

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
''Mal kamu punya saudara?'' tanya ku. Akmal terdiam dengan pertanyaan ku. ''Mal jawab? Tadi aku liat foto yang di sana, itu foto keluarga kamu kan, tapi kok ada dua anak laki laki nya? itu pasti saudara kamu kan? Cerit-'' Akmal menarik pergelangan tangan ku, spontan wajah ku langsung berhadapan dengan wajah Akmal. Mata nya merah, seperti sedang menahan emosi, dia terus menatapku dengan jarak yang begitu dekat, aku gugup cengkramannya di pergelangan tangan ku pun semakin kuat, ''Mal sa-kit '' rintih ku,aku hampir saja menangis karena Akmal terlalu keras mencengkramnya. Seperti tersadar Akmal langsung melepaskan kan tangannya, dia menatap ku seperti merasa bersalah. Aku memegang pergelangan tangan ku, merah, dan itu terasa sangat sakit. Akmal tertunduk, aku menatap nya. ''maaf Mal, aku salah ngomong yah, kalau kamu gak mau cerita juga gak pp kok. Maaf kalau tadi aku udah nginggung kamu'' aku merasa bersalah, seperti nya ada sesuatu yang di tutupi nya. Akmal masih diam dan terus menunduk. ''Mal aku minta ma-af'' Akmal tiba tiba saja memeluk ku. aku terdiam. ''maafin gue Ta, gue kebawa emosi'' lirih nya di telinga ku. aku hanya mengangguk dalam pelukan nya. ''Ta, bisa gak kita kayak gini sebentar lagi?'' pinta nya, aku hanya diam dan membiarkan dia memelukku. Jujur aku gak tau mau ngapain lagi. Akmal semakin erat memelukku, aku bisa merasakan detak jantung nya yang tak karuan, dan deru napas nya seperti orang yang menyimpan kesedihan. Entah lah aku hanya bisa diam tanpa mampu berkata kata kata lagi. [New story]
All Rights Reserved
#28
kaira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear You
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Albel
  • RAVASYA [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Secangkir Teh
Dear You

"Gue mau lo berhenti suka ama gue" "Jangan lo pikir gue gak tau semua tingkah caper lo itu" "Dengan lo merhatiin gue dari jauh itu udah ngebuktiin banget kalo lo gak bisa move on dari gue" "Lo gak perlu ngelakuin cara murahan buat ngedapetin gue lagi. Karena apa? Lo gak lebih dari sekedar sampah di mata gue" "Lo pikir dengan nangis didepan gue, gue bakal kasihan ama lo. Haha gak Raa. Semuanya udah berubah. Dan gue sama sekali gak peduli lagi ama lo" "Oh satu lagi,gue gak pernah suka sama lo. Ingat hidup lo terlalu menyedihkan dengan jatuh cinta sendirian".

More details
WpActionLinkContent Guidelines