Hujan dan Kamu

Hujan dan Kamu

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
''Mal kamu punya saudara?'' tanya ku. Akmal terdiam dengan pertanyaan ku. ''Mal jawab? Tadi aku liat foto yang di sana, itu foto keluarga kamu kan, tapi kok ada dua anak laki laki nya? itu pasti saudara kamu kan? Cerit-'' Akmal menarik pergelangan tangan ku, spontan wajah ku langsung berhadapan dengan wajah Akmal. Mata nya merah, seperti sedang menahan emosi, dia terus menatapku dengan jarak yang begitu dekat, aku gugup cengkramannya di pergelangan tangan ku pun semakin kuat, ''Mal sa-kit '' rintih ku,aku hampir saja menangis karena Akmal terlalu keras mencengkramnya. Seperti tersadar Akmal langsung melepaskan kan tangannya, dia menatap ku seperti merasa bersalah. Aku memegang pergelangan tangan ku, merah, dan itu terasa sangat sakit. Akmal tertunduk, aku menatap nya. ''maaf Mal, aku salah ngomong yah, kalau kamu gak mau cerita juga gak pp kok. Maaf kalau tadi aku udah nginggung kamu'' aku merasa bersalah, seperti nya ada sesuatu yang di tutupi nya. Akmal masih diam dan terus menunduk. ''Mal aku minta ma-af'' Akmal tiba tiba saja memeluk ku. aku terdiam. ''maafin gue Ta, gue kebawa emosi'' lirih nya di telinga ku. aku hanya mengangguk dalam pelukan nya. ''Ta, bisa gak kita kayak gini sebentar lagi?'' pinta nya, aku hanya diam dan membiarkan dia memelukku. Jujur aku gak tau mau ngapain lagi. Akmal semakin erat memelukku, aku bisa merasakan detak jantung nya yang tak karuan, dan deru napas nya seperti orang yang menyimpan kesedihan. Entah lah aku hanya bisa diam tanpa mampu berkata kata kata lagi. [New story]
All Rights Reserved
#63
akhir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • DAKSA [END]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • COMPLICATED
  • Capricorn
  • Albel
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • RAVASYA [END]
  • Memories in Moon

𝘞𝘢𝘳𝘯𝘪𝘯𝘨 ❗ 🚫𝘊𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘜𝘞𝘜 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵 𝘢𝘬𝘶𝘵, 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘬𝘶𝘢𝘵 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘶𝘴𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘤𝘢!🚫 🚫𝐒𝐒𝐄𝐁𝐀𝐆𝐈𝐀𝐍 𝐂𝐄𝐑𝐈𝐓𝐀 𝐃𝐈𝐏𝐑𝐈𝐕𝐀𝐓, 𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐂𝐀. 𝐓𝐊𝐒. 💓🚫 ⚠️ᴘʟᴀɢɪᴀᴛ ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ ᴍᴇɴᴅᴇᴋᴀᴛ⚠️ "Aku suka sama kamu," ucap gadis berambut panjang itu pada laki-laki tampan di depannya. Dan ya, laki-laki itu melongo. "Sejak kapan?" tanya pria itu dengan alis yang saling bertautan menandakan ketidaksukaan. "Udah lama, sejak SD." "Sejak SD?" ulang pria itu. "Kamu masih kecil," kata pria itu cuek. "Aku udah besar," jawabnya tak mau kalah. Pria di depannya sangat menyebalkan. Padahal umur mereka hanya terpaut tiga tahun. Pria itu mengangkat alisnya sebelah sambil berbalik mengambil minuman soda dari lemari es. "Mau bukti?" desak gadis itu. "Bukti apa?" Pria itu berjalan ke pantri dekat dapur. "Kalau aku sudah besar," ucapnya mengikuti pria itu. "Nggak usah, kamu jelek," jawabnya lagi. Membuat gadis itu jengkel. Udah langsung aja baca ya!! 💓 •Sanksi Pidana Pelanggaran Hak Cipta• ✓ 📌Untuk PLAGIAT : Pidana penjara paling singkat satu bulan dan/atau denda paling sedikit 1 juta rupiah, atau pidana penjara paling lama 7 tahun dan/atau denda paling banyak 5 milyar rupiah. Copyright 2020 by @EphraimLoey

More details
WpActionLinkContent Guidelines