Just Friend

Just Friend

  • WpView
    Reads 4,655
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 19, 2020
Lusya Alexsandra, gadis yang bisa dibilang sangat aktif dan tidak bisa diam. Dia juga memiliki paras yang cantik dan bersikap dewasa. Ya tapi kadang-kadang manja juga anaknya. Gadis yang diperlakukan seperti layaknya seorang ratu oleh dua sahabatnya. Alvaro dan Rizki. Ketiga orang itu sudah bersahabat sejak kecil. Tapi, seiring waktu dan mereka bertambah dewasa. Rasa cinta yang seharusnya tidak ada perlahan mulai muncul diantara persahabatan mereka. Jadi, bagaimana kisahnya? Bagaimana nasib persahabatan nya itu? Akankah persahabatan itu hancur? Atau salah satu diantaranya memilih pergi? Aku tidak bisa menjelaskan, rumit. Mending kalian baca saja. Aku bingung jika harus menjelaskannya. --------------------------- 30 September 2019 - 18 November 2019 ⚠Baca cerita ini dengan tenang, jangan terburu-buru supaya tidak menimbulkan emosi. Dan jangan terlalu baper dengan alurnya, karena author tidak akan tanggung jawab. ⚠Dilarang mengcopy cerita ini!! #6 in wattpadromance 4/11-19 #7 in wattpadromance 25/11-19 #7 in justfriend 30/11-19 #8 in justfriend 2/10-19
All Rights Reserved
#47
wattpadromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • Bad Boy In Love [COMPLETED]
  • FREL. (TAMAT) ✔
  • Aku Takut Dicintai
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Hurt
  • The Perfect Boy ✔
  • BAD FATE (End✔)
  • My Senior (Senior Series 1)
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines