Cinta Yang Begitu Rumit

Cinta Yang Begitu Rumit

  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
Apa yang kita pikir kan belum tentu bisa kita dapat kan Dan apa yang tak kita pikir kan mungkin saja akan kita dapatkan Kamu jangan merasa bahagia dengan melukai ku, sungguh kali ini aku tak kan lagi mengingat mu sebagai orang yang pernah ku cintai tapi aku kan mengingat mu sebagai masa lalu yang pernah singgah, kamu telah ku tanam sebagai kenangan, meskipun kau selalu melintas di pikiran ku tapi kau bukan orang yang asik untuk ku ajak berbagi rindu. Kamu tau kan aku tak pernah main main dengan urusan hati, cukup sekali aku kecewa jika kau ingin pergi bisakah kau awali dengan cara yang baik agar hati ku tak terlalu luka dan sedih, akirnya aku paham dengan perasaan mu yang selalu menjadi tantang aku bukan lah orang yang kamu harap kan. Biarlah Semua nya menjadi tenang karna aku pernah mencintai mu dan kini hanya sebatas kenangan. Kita tak tau kelak gimana kau dan aku Apakah tetap sama menjadi orang asing atau kah impian kita untuk bertemu akan terwujud.
All Rights Reserved
#11
kisahkelam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Garis Singgung
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Yang Tertinggal
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • You're Here, But Not For Me
  • GRIZLEN {On Going}
  • RANNA
  • Cempaka Terakhir ✔

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines