Raga&Sukma (On Going)

Raga&Sukma (On Going)

  • WpView
    GELESEN 289
  • WpVote
    Stimmen 43
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Jan. 14, 2021
Waktu itu kau datang padaku. Datangmu yang memang karena inginku. Datang membawa luka. Membawa air mata. Mengungkapkan semua kekurangannya Semua yang ada padaku, tapi tak dia miliki. Namun, setelah semua luka-lukamu pulih Kau kembali bersamanya. Tapi kau lupa pada satu hal, Bahwa aku juga punya rasa. Setelah beberapa lama terpedam dan sempat terlupakan, kau membangkitkan rasa itu kembali. RASA ITU, Yang mungkin saja kita ungkap di suatu saat Atau Yang bisa saja kau tinggalkan seperti kemarin. Tapi terlepas dari semua itu, aku ingin mengajakmu bernostalgia. Ini tentang kita; Tentang Raga & Sukma (Update setiap hari senin dan jum.at) With love, Birlafive
Alle Rechte vorbehalten
#210
raga
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Stolen Before Fallen
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Garis Luka
  • Aderaga [ON GOING]
  • Troublemaker (Tamat)
  • GALANG [SELESAI]
  • DEVIAN [END]
  • AKSELIO (TERSEDIA DI KARYAKARSA)
  • Rekal Rara [END]

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien