Mellifluous ✔ [OPEN PO]

Mellifluous ✔ [OPEN PO]

  • WpView
    Reads 100,168
  • WpVote
    Votes 9,613
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jun 9, 2023
UNDER REVISION Berisik. Setiap sudut di dunia ini nyatanya begitu berisik. Kejahatan, kekerasan, penganiayaan, pengkhianatan serta isak tangis manusia yang kecewa dan putus asa ada dimana-mana. Bahkan, rumah yang seharusnya menjadi tempat paling tenang dan tempat paling aman, malah menjadi tempat paling gaduh dan terasa pengap seperti neraka---tempat pendosa-pendosa itu melolong. Melodi senar gitar yang mengudara menjadi tempat pelarianku dari hiruk pikuk dunia yang bising dan pikiran yang kian berdebat hebat. Duduk bersebelahan dengan saudara sambungku yang merupakan seorang tunanetra di bawah langit oranye sore hari. Sampai akhirnya, aku kehilangan tanganku dan berhenti memetik gitar. Saat itu, dunia seketika menjadi sunyi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • Our Emergency Calls
  • Cahaya Redup [END]✓
  • [✔] CASSIOPEIA || Brothership
  • CHANGE FUTURE - JENRINA & JAEMINJEONG
  • Light in the Dark
  • LIGHT
  • FF BTS || alwaysFine
  • BREAK THE ICE - SUNGWIN
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|

Setiap malam, di keheningan rumah besar itu, seorang pembantu setia melangkah pelan menuju kamar sang nona muda. Dengan lembut, ia menyanyikan lagu pengantar tidur hingga nona terlelap, lalu tetap di sisinya, seolah-olah dunia hanya milik mereka berdua. Malam-malam sunyi itu berubah menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan, membisikkan perasaan yang perlahan tumbuh di hati sang pembantu-sebuah cinta yang ia tahu tak boleh ada. Namun, semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin dalam perasaannya terjebak. Ia sadar, dirinya hanyalah seorang pembantu, seseorang yang dunianya jauh dari sang nona muda yang begitu ia kagumi. Cinta ini ibarat mimpi yang tak mungkin terwujud, namun harapannya tetap berbisik, mempertanyakan apakah keajaiban bisa menyentuh dua hati dari dunia yang begitu berbeda. Di tengah pertentangan batin dan realita yang dingin, ia bertanya-tanya: dapatkah cinta mengatasi batasan yang telah lama membentang, atau justru akan terkubur dalam sunyi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines