Story cover for Faker by darelth
Faker
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Sep 21, 2019
Alina Elleora, penyanyi Tanah Air yang mencoba sekuat tenaga untuk menjaga sikap aslinya, seorang yang penuh kebencian dan amarah. Dengan usahanya, Alina berhasil dan dicantumkan sebagai selebriti yang baik hati dan penuh ceria.

Aaron Carlton, penyanyi dari London yang sangat membenci orang pembohong dan muka dua. Dia dikenal sebagai selebriti paling dingin dan sensitif.

Apa yang terjadi jika mereka menjadi partner dalam menyanyi? Apakah Alina bisa tetap menyembunyikan sifat aslinya?
All Rights Reserved
Sign up to add Faker to your library and receive updates
or
#28mukadua
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Pagi Bening cover
BUT....I LOVE YOU cover
Because You cover
STRANGE BOY TRANSMIGRASI  cover
MY SECRET LOVER [END] cover
Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih) cover
Vellichor [END] cover
RAKASYA [TERBIT] cover
he doesn't hate me? cover
The Unfinished Love Story cover

Pagi Bening

26 parts Complete

Diusianya yang memasuki 36 tahun, Arija Bachtiar cukup membuat khawatir keluarganya karena belum memiliki pasangan. Sedangkan adiknya, Andra Bachtiar, sudah mau memiliki 2 orang anak. Hal serupa juga sedang dirasakan keluarga Alana Dwi Biansastika yang memasuki usia hampir 30 tahun dan single, tanpa pacar sekalipun. Sedangkan kakak dampitnya, Alano Eka Bramantyo, sengaja menunda memiliki anak untuk menunggu adik dampitnya menikah. Ari seorang pebisnis workaholic yang memiliki kepribadian kaku bertemu dengan Bian seorang dokter bedah penuh kasih sayang yang mandiri. Namun jalan yang harus mereka tempuh penuh rasa sakit dan penolakan. "Aku tak percaya pria membosankan sepertimu memiliki lebih dari 10 mantan?" "Saya lebih tak percaya kalau perempuan cantik sepertimu tidak memiliki mantan sama sekali?" Nb. Disarankan untuk membaca Status Hati dan I Love You but I'm Afraid dahulu