HOME
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2020
Milan itu selalu terlihat playful dan humoris. Famous, tampan, dan tentu saja di gelayuti oleh para kaum hawa. Kembarannya Mulan juga tidak kalah pesona. Cantik, manis, ramah ke semua orang, dan tentu saja banyak kaum adam yang mengejarnya. Kaya? Pasti, mereka berdua aja mobil nya Audi. Tapi... apa kalian yakin mereka bahagia? Apa kalian yakin mereka senang? Apa kalian yakin mereka benar-benar hidup? Entahlah, salah satunya lebih berharap untuk mati. Sedangkan yang satu nya mati-matian mencoba agar satunya tetap hidup. Ini tentang Milan dan Mulan, si kembar yang selalu mencari dimana 'rumah' itu berada. Perjuangan melawan takdir, dan rumitnya memecahkan masalah. Dan juga... melawan diri sendiri yang kian 'mengamuk'. DLDR Warning inside Semi-baku Update tidak menentu.
All Rights Reserved
#366
home
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Orang Mati
  • dream
  • ευτυχία
  • 뭐라고요
  • [✔️] Dear, Marvel || Kang Minseo (Sekuel AKP)
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • My Lovely Wife
  • ALEYA~~
  • ARGALAND
  • Our Emergency Calls

⚠️TRIGGER WARNING⚠️ ⚠️CHILDHOOD TRAUMA ⚠️CHILD ABUSE ⚠️MANIPULATION ⚠️SELF HARM ⚠️TOXIC FAMILY AND RELATIONSHIP ⚠️VIOLENCE ⚠️REVENGE⚠️ Memperlihatkan berbagai macam bentuk hati dan sakitnya. Mulai dari situasi rumah yang mengancam nyawa hingga rumah yang tak bernyawa. Ada mata yang sudah mati dan ada mayat hidup. Inilah kepalsuan yang dinyatakan bahkan kenyataan yang dipalsukan. "Orang tua selalu ingat jasa mereka, namun tidak pernah bahkan melihat usaha anaknya. Anak itu juga kesusahan menjaga kepribadiannya. Banyak hal mengerikan yang bisa tumbuh didalam diri kita, menjadi pembohong, pencuri bahkan psikopat. Fase ini selalu mengelilingi, menunggu kita lengah.Tapi siapa yang ingat? Who cares"Tiar Lotusia. "Orang tua yang tidak mau menerima kesalahannya tidak lebih dari sekedar orang dewasa bagi anaknya. Yah, lagi pula sekalipun kita membayar hutang budi itu berkali-kali lipat. Kita tetap disebut tidak tau diri, kan?"Bihan Bachtar. Anak-anak ini juga manusia. "Rumah orang mati" merupakan tempat dimana usaha, perjuangan bertahan hidup dan juga sisi gelap mereka mendapatkan perhatian. Selamat menyelami dunia manusia yang mati-matian ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines