qois kepada layla

qois kepada layla

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 21, 2019
(Bab III, hlm. 21-23, situasi ketika Qays mulai sering meninggalkan rumah, hidup sendirian di padang pasir gersang atau hutan belantara yang berbahaya. Ia tidak lagi merawat tubuh, membiarkan rambut memanjang dan ke sana-kemari bertelanjang dada. Saat berjalan di kampung-kampung, orang-orang akan memanggilnya dengan Majnun, si gila. Dan anak-anak kecil akan mengikuti langkahnya dari belakang sambil melempari batu. Meski demikian dari mulutnya yang kering tetap keluar syair-syair yang indah) Selamat membaca 😄
Public Domain
#449
puisicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KELUH
  • JANGAN CUEK!
  • HANCUR💔<END|
  • DISA | broken
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • From Leiden
  • My Sweet Psikopat
  • Goresan Takdir
  • MARSELANA
KELUH

Yang dapat kulakukan hanya mengeluh, menulis bermandikan peluh, tentang rasa yang tertahan, tentang kata yang harusnya tersampaikan. Cover : Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines