DI ATAS IMPIAN AISYAH

DI ATAS IMPIAN AISYAH

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 23, 2019
WpInfo
Fanfic
NCT
01 Apakah Mimpi Itu Masih Dapat Ku Raih? Kini gadis itu termenung di kesunyian malam, menepi di keramaian. dan terlarut dalam bayang bayang hidup yang suram. secangkir kopi yang mampu menemani perjalanannya. " nak, masuk yu. udah malam". suara lembut dari arah belakang berhasil membubarkan bayang bayang yang terus bergelayut di dalam pikiran aisyah. "iya nek, nenek duluan aja ya. nanti aisyah juga ke dalam ya". tersenyum " ya sudah nenek duluan ya, ingat kmu jagan malam2 disini. Angin malam tidak baik buat kesehatan". ucap sang nenek sambil berjalan kedalam rumah "siap bos" dengan tangan yang memberi hormat dan memasang muka yang tengil namun begitu wajahnya masih tampak ayu untuk di pandang. ~~~~~~~~~~~~~~~~ mohon bantuan kritik dan saran nya nih teman2. Autor masih harus banyak belajar
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • The Other Me (on going)
  • DREAM
  • In My Dreams
  • Our Home Lost in This House
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Pelangi untuk Hujan(on going)

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines