SMILING KILLER - Safana Soid

SMILING KILLER - Safana Soid

  • WpView
    Reads 1,438
  • WpVote
    Votes 166
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 30, 2021
Ini tentang perjalanan Hani sang ketua kelas yang sangat baik dalam menjalankan tugas, Diva si gadis berkacamata yang selalu memedulikan hati daripada otak, Adik seorang yang tegas serta tangkas mengolah alam. Tentang Zaki, yang pendiam, tapi dibalik diamnya dia adalah orang yang amat peduli. Rafil dan Dani yang memberikan keceriaan padahal ketegangan menggerogoti mereka. Ada pula Ibrar, yang selalu mengemukakan teori-teori masuk akal, guna memecahkan misteri, dan terakhir Haris, seseorang misterius yang ikut andil dalam cerita ini. Berawal dari rencana perkemahan sekolah yang berujung pada kematian beberapa murid. Berawal dari kekecewaan yang tidak bisa ditoleransi untuk dimaafkan. Safana Soid. Tergabung dalam permainan mematikan yang dirancang oleh salah satu dari mereka. Ups, kisi-kisi pertama sudah terjawab. Yasudahlah. Anggap saja itu bonus yang membuat penasaran. Kamu sudah membaca deskripsi cerita yang luar biasa ini. Mari berlanjut pada bab pertama...
All Rights Reserved
#793
horror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] High School of Mystery: Crimson Case
  • MISTERY KEMATIAN CLARA (SELESAI)
  • SIRAUT SIRAH [REVISI]
  • The Seer's Blood
  • The Secret of Ice Girl [Selesai]
  • [END] High School of Mystery: Cinereous Case
  • CONFIDENTIAL {END}✔️
  • Fingerprint (Dangerous)✅
  • Kiara's Secret

[High School of Mystery 2] "Kebenaran harus ditegakkan apa pun resikonya." Kehidupan Kevin dan teman-temannya kembali terusik dengan kehadiran kasus pembunuhan di sekolah mereka. Dimulai dari mayat seorang siswi yang ditemukan tewas kehabisan darah di dalam toilet dengan meninggalkan jejak-jejak penyiksaan yang begitu sadis. Tak berselang lama, seorang siswa yang memiliki hubungan erat dengan korban pertama juga ditemukan tewas di dalam ruang kelas dengan kondisi yang jauh lebih mengerikan. Beberapa waktu berlalu. Pelaku sepertinya sengaja membuat kasus-kasus tersebut terlihat seperti kasus bunuh diri sehingga polisi tak punya pilihan lain selain menghentikan penyelidikan. Tak lama kemudian, seorang gadis dari klub teater juga nyaris bernasib sama dengan kedua korban sebelumnya seandainya seseorang yang sangat misterius datang menyelamatkannya. Kemampuan mereka sebagai detektif kembali diuji dengan kasus pembunuhan yang seolah tanpa akhir. Mereka hanya memiliki dua pilihan. Menghentikan pelaku dan membuat permainan ini menjadi happy ending. Atau, membiarkan semuanya terjadi hingga berakhir mengerikan. Permainan berdarah baru saja dimulai. Sebuah kasus ternodai warna merah yang lebih kelam daripada darah. Warna merah krimson.

More details
WpActionLinkContent Guidelines