Kutunggu Kau di 2025

Kutunggu Kau di 2025

  • WpView
    Reads 4,126
  • WpVote
    Votes 400
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 24, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Bagaimana cara meloloskan diri dari sebuah perjodohan rumit? Sedangkan hati kita sudah tidak berada pada tempatnya, ia sudah dibawa kabur oleh sesosok pria. Restu yang tidak tergapai, asa yang gagal terwujud, mimpi tentang cinta hilang sudah. Perjodohan tetap menjadi kosa kata yang tertera dalam kamus wajib. Tidak ada kata memilih cinta sendiri, terlebih kata mencinta dalam perbedaan. Itu adalah hal haram. Bukankah nyatanya mereka yang terlalu berambisi akan berbesan dengan seorang kiai besar? Tidak ada toleransi. Jika membelok, maka predikat sebagai anak durhaka akan melekat untuk selamanya. Namun, ketika kecelakaan besar itu terjadi, apakah perjodohan masih bisa dilanjutkan? Sebuah kecelakaan tak berdarah yang mampu mengubur hidup-hidup nama baik keluarga. 🌺🌺🌺 Ini adalah kisah tentang Nirmala, seorang ibu dari bayi laki-laki bernama Tata Bima.
All Rights Reserved
#149
nirmala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wa'alaikumussalam Pelengkap Iman ✔
  • ALWANNAYRA [END]
  • Jodoh Untuk Kaila
  • GUS AZZAM (TERBIT)
  • Gus Arrogant!! (TAMAT)
  • ATHARRAZKA 3: Zyana
  • Terjerat Cinta Mas Duda 🔞 (End)
  • HAMASAH CINTA (END)
  • ATHARRAZKA
  • I Love Gus Cuek! [End]

Jika memang yakin Allah Maha Membolak-balikkan Hati, lantas mengapa masih mengemis cinta manusia? Hal itu yang membuat Alif enggan membahas perkara jodoh dan pasangan hidup. Semuanya buyar ketika hidupnya mulai dipengaruhi perempuan manis yang menjadi mahasiswanya. Lalu bagaimana ketika Allah membuat hatinya harus mengemis cinta seorang Nafisya Kaila Akbar? [Spiritual-⚠Romance Act] 📍Tag me @morfemima if you share quotes from this story. Copyright © 2019 by Ima Madani.

More details
WpActionLinkContent Guidelines