ZALIA SENJA

ZALIA SENJA

  • WpView
    LETTURE 876
  • WpVote
    Voti 106
  • WpPart
    Parti 14
WpMetadataReadCompleta gio, apr 23, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Namaku Zalia Senja Putri atau biasa dipanggil Senja dan umurku sekarang 16tahun. Sejak umur 5 tahun aku sudah tinggal di panti asuhan karena orangtuaku meninggal akibat kecelakaan. Walaupun aku sudah tidak punya siapa siapa lagi tetapi aku masih punya ibu panti dan adik adiknya yang sangat aku sayangi begitupun sebaliknya. Sekarang aku duduk dibangku kelas 1 sma dan aku bersekolah di SMA Sanjaya sekolah yang notabennya sekolah paling mahal di Bandung. Aku bisa bersekolah disana karena aku mendapatkan biasiswa namun sekolah disana banyak tantangan yang aku lalui dari mulai dibully dan direndahkan hanya karena aku bukan dari kalangan anak orang kaya, menyedihkan bukan?
Tutti i diritti riservati
#3
sutanzico
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Devil in Your (ANGGARANTA)
  • Zakia & Sang Abdi Negara
  • Rindu
  • FATE ✓
  • My ice girl
  • My Duchess / End
  • Angry Birds dan Shaun The Sheep
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)

[PROSES REVISI] Series pertama Anggaranta Bagaimana rasanya, difitnah oleh keluarganya sendiri, sakit!! ia hanya bisa menangis bodoh dan tersenyum miris akan semua. Diusir karena ego lebih kuat. Dibuang layaknya sampah. Hanya karena, seorang yang licik penggila harta. "Abang, gak benci sama Gea kan? Mereka aja benci sama Gea." tanya Gea sendu. 'Gimana bisa gua benci lo, sedangkan mereka yang penjilat harta malah gua sayang?' "Gak! Geo gak benci. Geo udah tahu semuanya. Mereka cuma manusia busuk penjilat harta yang kebetulan terlahir di keluarga berada." jelas Geo menahan tangisnya. 'Gua udah tau semuanya ya. Makanya, gua gak mau lagi tinggal di kandang iblis itu.' "Gua udah tau semuanya. Mereka cuma mikirin tentang harta. Bahkan, papa yang notabe-nya sayang sama kita aja, itu digaji sama oma setiap harinya. Geo udah sadar sekarang, mereka cuma kecoak yang hanya bisa mengotori dunia." sambung Geo lagi. 'Geo cuma sayang Gea. Semua adalah lalu kecuali Gea.' "Abang sampai-sampai gak habis mereka. Otaknya berisi tentang harta doang. Ada ya, manusia kejam kaya mereka?" tanya Geo seraya tersenyum miris. 'Abang, udah ngerti soal itu yah?' "Abang, dengerin Gea. Itu emang udah jadi takdir mereka." tutur Gea lembut. "Tetep aja Ya. Mereka terlalu kejam memisahkan kita." balas Geo lagi. "Bukan dunia yang kejam, tapi manusia yang menginjakkan kakinya di sana." ••• Ryan terkekeh sinis, "Papi? Sejak kapan anda menjadi papi saya?? Hm?" tanyanya dengan cekikikan. 'Apa-apaan sikap ini!?!' Hendrik menatap murka anaknya itu, "Kau harus terima, atau marga Wijaya saya cabut dari namamu." ancamnya lagi. Ryan menatap sengit pria paruh baya itu, lalu tersenyum miring. "Apa anda berani??" tanyanya menantang. "Tentu saja saya berani! Saya adalah pemilik dan penguasa marga Wijaya. Jadi, untuk apa saya takut hanya untuk mencabut nama Wijaya dari bocah ingusan sepertimu!" gertaknya mengancam, suasana berubah semakin mencekam. [END]

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti