Why?me
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2020
SHEILA AYU PRADIPTA- Gadis yang kesepian karena ditinggal oleh orang tuanya sendiri. Dulu memang kehidupannya baik baik saja. Entah karena wanita itu datang dan membuat keluarganya hancur. Hidupnya sudah terlalu terpuruk dan rumit karena wanita itu. Dan sekarang dia datang lagi . Apa yang ia cari, bukankah sudah banyak yang dia renggut darinya. Kisah cintanya pun menjadi rumit. Apakah dirinya tidak pantas untuk hidup sehingga masalah selalu mendatanginya. ~~~~~~~~~~~※~~~~~~~~~~~~ Berapa banyak lagi Tuhan memberi cobaan untuknya. Akankah dia mampu melaluinya dan berusaha berjuang mengambil apa yang harus menjadi miliknya?. Ataukah dia akan putus asa dan menerima takdirnya begitu saja? . Hanya dia yang bisa menjawabnya. ※SHEILA AYU PRADIPTA※ ★★★ °WHY? ME °Coffe_latt 800 Words:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • AILY DAILY
  • Let Me Love You Longer
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Story Stela
  • The Chance
  • About Naskala [on going]
  • ARUMI [ END ✓]
  • FIZYA
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines