We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Distraction

Distraction

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Dia adalah seorang gadis cantik yang sangat tegar, selalu berusaha menutupi luka dan kesedihannya. Gadis yang terkenal dengan kenakalannya, kecuekannya, dan juga kedinginannya. Tapi, siapa yang tahu kalau gadis ini adalah gadis yang sangat rapuh?. Selalu menutup masalalunya rapat-rapat. Seseorang yang akan turun tangan jika ada seseorang yang terluka atau dilukain. Dia juga orang yang sangat benci jika ada seseorang yang membentaknya. "Kata pepatah, akan ada pelangi setelah hujan. Memangnya setelah hujan turun, pelangi akan selalu muncul?. Pelangi itu hanya bonus yang sangat indah, yang dilihat oleh banyak orang setelah melihat hujan yang membosankan. Seperti halnya kebahagiaan, kebahagian itu hanya bonus yang sangat indah, yang dirasakan oleh banyak orang setelah merasakan kesedihan yang menghancurkan." -Raya Rachelia Langit "Kalau lo mau ada pelangi setelah hujan, lo juga harus berdo'a. Bukan cuma ucapan yang dibutuhkan tapi juga usaha." -Rayhan Aryano Rintik hujan adalah airmata, yang akan kembali walaupun jatuh berkali kali. Bulan adalah seseorang yang bertahan dikegelapan dengan banyaknya saingan seperti bintang. Matahari adalah orang yang tegar, yang selalu menutupi kesedihanya dengan pancaran sinarnya. Berkhayallah agar hidupmu menjadi lebih indah!. Masih amatir!, dan murni karyaku sendiri. Kalau jelek maaf banget ya, kan masih pemula. Baca cerita aku ya!. Jangan lupa 'ikuti', 'vote', dan 'share' ya!.
All Rights Reserved
#56
airmata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • RAIN
  • Pluviophile And Memories
  • a RAINBOW
  • Red [Cerita Pendek]
  • PELANGI
  • My Beloved Revenge [END]
  • RAIN [END]
  • ℤ𝔸𝕐ℕ

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines