Delayed happiness

Delayed happiness

  • WpView
    Reads 1,146
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 5, 2020
Di dunia ini mungkin tidak semua orang memiliki kebahagiaan nyata. Bisa jadi kebahagiaan itu adalah bayangan ataupun halusinasi. Buat apa bahagia? Jika pada akhirnya menjumpai yang namanya kekecewaan. Apa salahnya bahagia? Memang Iyah, bahagia adalah senjata keharmonisan hidup. Maka dari itu, semua orang selalu berpencar mencari kebahagiaan. Lain dengan diriku Kebahagiaan itu datang dari sendirinya . Tanpaku cari dia datang dan menghiburku, mensuport ku. Tetapi lama kelamaan kebahagiaan yang asal mulanya datang sendiri itu Pergi, dan melenyapkan hatiku. Berkeping keping kata sabar, tidak bisa ku kendalikan . Kenapa hidupku selalu merasakan kegagalan dalam meraih kebahagiaan? Hahaha, Mungin Tuhan yang telah merencanakan takdir ini. Suatu saat nanti, pasti Tuhan menggantikan rasa sakit itu semua dengan yang berlipat lipat KEBAHAGIAAN. Selalu gagal dalam meraih kebahagiaan, bukan berarti itu pembawa sial. Melainkan Kebahagiaan yang tertunda. Jika aku bisa bahagia maka aku juga harus siap menerima kekecewaan. -Delayed Happiness Kisah Naira Queenva frisyila. 26 September 2019 - ...........
All Rights Reserved
#19
rio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • InsyaAllah, Move On! #ODOCTheWWG
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Kaulah Imamku [REVISI + TERBIT]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • True Love [Completed✔]
  • Dominan Kita(On Going)
  • Arjuna
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • After You (Selesai) ✔

SEDANG DIREVISI! "Jangan dilupain, tapi jangan dikenang juga. Coba deh, lo buat moment yang baru dengan orang yang baru. Mungkin dengan begitu, kenangan lama lo bisa tertimbun tanpa harus bersusah payah menghapusnya." **** Bagi Difan, move on tak selamanya tentang melupakan. Tapi bagimana cara memforsir rasa agar berhenti berharap tanpa harus tersakiti. Saat move on, terkadang memang harus ada kata merelakan demi kebahagiaan orang lain. Sama halnya dengan awan yang tidak sempat berpesan kepada hujan yang ternyata membuatnya hilang. Walau sulit, ia harus menjadi lilin yang rela membakar dirinya demi menerangi sebuah ruangan. Sementara untuk Mentari, sebagian besar dari move on adalah tentang mengikhlaskan serta menangkis rasa yang tak mau berkurang di hati. Mencoba membuatnya terbiasa dan hilang perlahan dan berjanji tak akan kembali lagi. Karena baginya, move on tak semudah merapalkan mantra ajaib penghilang ingatan. Membutuhkan tekad dan ikhtiar yang lebih untuk menggapainya. Jika bagi mereka move on adalah tentang mengikhlaskan dan meninggalkan rasa yang sebelumnya, lalu bagaimana jika muncul rasa yang baru dengan orang baru? Dan yang paling pelik, bagaimana jika rasa yang mereka miliki terhubung? Membuat sebuah cerita baru yang skenarionya telah Allah sediakan jauh sebelum mereka dipertemukan. **** Start from (Rabu, 1 Agustus 2018). Completed (Kamis, 30 Agustus 2018). Pict by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines