HATI YANG RAPUH

HATI YANG RAPUH

  • WpView
    Reads 4,619
  • WpVote
    Votes 169
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2020
"DASAR ANAK TIDAK TAU DIRI"Bentak pria paruh baya kepada anaknya yang memakai seragam tidak layak,baju ketat,rok pendek,rambut di cat dan kelakuannya gk ada baik baiknya.Ini memarahinya. "Papa... Maafin key.. Key salah"ucap anak itu sambil menunduk. "UDAH BERAPA KALI KAU BERBUAT ULAH HAH!!! DAN SELALU MINTA MAAF TAPI KAU PERNAH JERAH AKAN TINGKAHMU!!." bentak sang papa lebih keras lagi Sampai membuat key terkejut. "Sudah pah sudah,kau bisa menyakiti anak kita"bujuk sang mama sambil mengusap dada sang suami agar tetap tenang dan bisa mengontrol dirinya. "Apanya yang tenang mahh,Dia udh bikin kita malu sama ulahnya dia tidak ada baik baiknya,kenapa dia tidak bisa mencontoh abang dan kembarannya saja.Mereka itu anak baik kenapa dia enggak." keluh sang papa yang bernama bram sambil menatap istrinya sendu.Istrinya juga merasakan kekecewaannya. Dan ucapan sang papa dapat terdengar oleh sang anak. "IYAH!! AKU GK ADA BAIK BAIKNYA,AKU TUH GK SAMA KAYAK ANAK PAPAH YANG BAIK ITU DAN BERPRESTASI GK KAYAK AKU YANG BURUK DAN BODOH!!! ITU KAN MAUMU PAK TUAA!!!!"Teriak key yang sudah tidak bisa mengontrol dirinya akibat ucapan sang papa yang membanding bandingkan anaknya,hati anak mana yang gk sakit saat kita di banding banding kan. PLAK..
All Rights Reserved
#152
menyesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE  SAID (Terbit Versi E-book)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • My Baby Without Father (Di Pindahkan Ke Dreame/Innovel)
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Stronger Than Another
  • THE UNYIELDING  [END]

Warning⚠️ Sebagian bab sudah di hapus untuk kepentingan proses penerbitan. Cek versi E-Book di sini👇👇👇 https://play.google.com/store/books/details?id=5XHVDwAAQBAJ ***** "KAU benar-benar kejam! Aku tak akan pernah memaafkanmu." Gadis itu tak hentinya mengutuk, memaki dan menghina pria dihadapannya. "kau bajingan! Brengsek! Enyahlah dari hadapanku!" paki gadis itu lagi, matanya melotot menyiratkan kebencian yang mendalam. Mengapa harus dia yang menerima imbas dari kesalahan yang tak pernah ia lakukan. Gadis itu sudah terlihat kacau, bajunya yang lusu dengan sedikit sobekan, rambutnya yang acakan, dan ada sedikit darah dibibirnya. Tak Cuma itu masih ada bekas cakaran disekujur lengan dan lehernya dan wajahnya yang sudah kelunturan make-up akibat air matanya yang tak berhenti menetes. Bukannya iba pada gadis malang itu, Pria bermata biru nan tajam itu malah menatap gadis di depannya dengan seringai penuh kebencian. "tanpa kau suruh pun aku akan pergi, aku tak sudi melihat tampang jalang mu." Ucap pria itu sarkatis. "pergi kau brengsek! Bajingan! PERGI!!" teriak gadis itu begitu menggema diruangan yang sudah kelihatan seperti kapal pecah. BRAKK... suara hantaman pintu, menandakan pria bermata biru itu telah pergi. Siapa sangka hari yang sudah ditunggu-tunggunya menjadi hari yang paling dibencinya. Pria itu, datang kepadanya dengan sejuta pesona. Menawarkan sebuah kebahagian yang membuatnya seakan melayang, namun semua itu palsu. Semua itu hanya kamuflase yang telah direncanakan untuk menyakitinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines