Collapse

Collapse

  • WpView
    Reads 873
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 12, 2020
Terlempar dari masa lalu yang gelap pekat. Dipukuli penyesalan hingga lebam membiru. Lantas haruskah diri memohon pengampunan? Berharap waktu sungkan memberi kesempatan? Atas segala kesalahan yang terbayar untuk sebuah kata bertahan?
All Rights Reserved
#129
seungyoun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Years Later (Jookyun) ✔✔
  • 7 Days
  • The Rain [SoonHoon]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • From Enemy To Family  ✓
  • leave to return

" terima kasih telah berada dihidubku, terimakasih sudah menemaniku disaat hari hari kelamku, terimakasih telah menjadi sandaranku disaat aku membutuhkan seseorang di sisiku. tapi bolehkah aku berharap lebih darimu, untuk terus ada di sisiku, untuk terus menemaniku? atau aku harus menyerah padamu dan pergi darimu? " C " maaf telah menyakiti hatimu, maaf membuat dirimu semakin jatuh dalam gelap, maaf aku mengabaikanmu. bolehkan aku meminta kesempatan darimu? aku janji aku tak akan lagi menyakitimu " N " maafkan aku yang egois, maafkan aku yang selalu mementingkan perasaanku tanpa melihat lukamu, aku meminta maaf aku telah menjadi masalah dalam hubungan kalian. kali ini aku sadar dan aku akan menyerah " O " tak seharusnya kau ada diantara mereka, seharusnya kau sadar jika aku disini menantimu, harusnya bukan dia tapi aku. bolehkan aku berharap sedikit lagi padamu? " F Kisah rumit tentang mereka yang sedang berjuang untuk perasaan mereka yang selalu dibilang salah dan menyakiti diri sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines