autumn in paris

autumn in paris

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 1, 2019
Tara Dupont menyukai Paris dan musim gugur. Ia mengira sudah memliki segalanya dalam hidupnya... sampai ia bertemu Tatsuya Fujisawa Yang susah ditebak dan selalu membangkitkan rasa penasarannya sejak awal. Tatsuya Fujisawa benci Paris dan musim gugur. ia datang keparis untuk mencari orang Yang menghancurkan hidupnya. Namun ia tidak menduga akan terpesona pada Tara Dupont, gadis Yang cerewet tapi bisa menenangkan jiwa dan pikirannya... juga mengubah dunianya. Tara maupun Tatsuya sama sekali tidak menyadari benang Yang menghubungkan mereka dengan Massa lalu, adanya rahasia Yang menghancurkan segala harapan, perasaan, dan keyakinan. ketika kebeneran terungkap, tersingkap pula artinya putus asa... arti tak berdaya.... kenyataan juga begitu menyakitkan hingga mendorong Salah satu dari mereka ingin mengakhiri hidup... ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VERMILLION
  • AFIKA [ END✔ ]
  • ANCABAKA [TERBIT]
  • Romansa Tuan Sastra | Lee Heeseung ✓
  • Unconscious Love✔️
  • KYRA [END]
  • Changed [Completed]
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • BAYANGAN SANG KETUA

Remon Alistair Finnian. B dan Elara Sienna adalah dua jiwa yang takdirnya saling bersinggungan dalam keheningan malam. Remon, seorang lelaki yang tampak tenang dan penuh percaya diri, menyimpan rahasia yang gelap di balik senyumannya yang memesona. Di balik setiap langkahnya yang mantap tersembunyi masa lalu yang penuh dengan bayang-bayang kelam yang menghantui pikirannya. Elara, di sisi lain adalah perempuan dengan tatapan mata yang dalam dan senyum yang cantik, tetapi di balik kesempurnaannya, ada luka-luka dari masa lalu yang tak pernah benar-benar sembuh. Remon tidak pernah bermain aman, terutama pada perasaan. Elara membawa sesuatu yang tak bisa Remon tolak, sesuatu yang akan menghancurkannya, kendati tidak dipedulikan. "Aku mau kamu apa adanya... gelap, rusak, liar. Aku nggak takut sama semua itu." Remon diam dengan tatapan tajam khasnya. Seharusnya Elara sadar, dia kini sedang mematik api di antara mereka. Tapi Elara dengan senyum persuasif mengatakan, "Kalau kamu apinya, aku siap terbakar." Dan mereka tertarik bukan hanya karena rasa penasaran, tetapi karena ada kenyamanan aneh dalam mengetahui bahwa di dunia yang begitu terang, mereka bisa menemukan seseorang yang mengerti sisi gelap mereka tanpa perlu menjelaskan. Dalam kegelapan rahasia, Remon dan Elara menemukan cahaya yang hanya bisa mereka lihat bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines