I Hate You I Love You

I Hate You I Love You

  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Sep 23, 2019
Meyda Syafira tidak pernah membenci kaum laki-laki. Dia hanya bersikap antipati dan menjaga jarak sejauh mungkin karena dia tidak suka sisi melankolisnya terusik. Dia hanya menginginkan masa putih abu-abu yang tenang dan normal. Namun, kehadiran cowok tinggi dengan wajah yang cukup diidam-idamkan kaum hawa itu berhasil mengubah segala persepsinya. Ya, dia benci cowok itu. Dia benci ketika didekati, dijahili, dan dibaperin oleh cowok itu. Dan dia semakin benci saat cowok itu berhasil membangkitkan getaran kelemahan yang selama ini dia kubur dalam-dalam dan dengan perlahan menghantarkan dirinya dalam sebuah permainan emosi yang asing.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#35
choose
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • To Choose an Enemy (End)
  • He Wrote My Name Wrong
  • G E L V A N
  • Tanpa Kepastian
  • Elvina [COMPLETED]
  • Awas Jatuh Cinta
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]

Daniel sudah cukup membuat masalah dengan hidupnya. Ia ingin menjalani tahun ketiganya di SMA dengan tenang. Namun, ia justru harus berurusan dengan gadis yang luar biasa angkuh dan keras kepala. Sebagai musuhnya. Sialnya, Daniel memilih musuh yang salah. Syvia Alejandro. Cantik, pintar, kaya, kesayangan para guru, dalam kata lain; sempurna. Berurusan dengan Syvia tak pernah menjadi hal bagus, apalagi menjadi musuhnya. Syvia bisa membuat dirinya menjadi pihak yang benar, bahkan meski dia yang bersalah. Tidak ada satu pun orang yang cukup bodoh untuk menjadi musuhnya. Kecuali satu orang. Daniel dan Syvia bagai api dan air. Daniel yang penuh emosi dan Syvia yang selalu tenang. Namun, pepatah pun mengatakan, diam-diam menghanyutkan. Syvia adalah bukti nyata pepatah itu. Dan Daniel hanyut di sana.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan