Dalam Jeda Keramaian

Dalam Jeda Keramaian

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 23, 2019
Dalama NARASI BASI ini, biarlah hati melepaskan kisah-kisah yang ia serap rasanya. Biarlah cerita-cerita itu tetap hidup dalam bait-bait yang terdengar indah biarlah kata sederhana mengetuk ujung mulut yang terlanjur rentan berharap tak diciptakan, walau kenyataan kematian tak jua menguntungkan Jadi, biarlah. karena aku jengah, mengasah sumpah yang penuh gundah. Hinga di akhir goyah, semua narasi ini patah. Kalah akan sautan-sautan di balik mata basah
All Rights Reserved
#804
narasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Makna Temu
  • Poetry Sad
  • Aku Tetap Menunggumu
  • Astara
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • 10 Detik, Goodbye!
  • S A U D A D E
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • MASIH [Revisi] SEGERA TERBIT

Biarlah semua menjadi titik di akhir cerita. Walau sebenarnya aku menginginkan koma untuk meneruskan cerita. Titik bukan berarti akhir ia hanya menjeda entah dilanjutkan dengan cerita yang sama atau dengan cerita yang baru. Pertemuan tidak pernah salah, hanya saja kita yang sering gagal memaknainya. #sebuah perjalanan dari titik gelap menuju titik terang

More details
WpActionLinkContent Guidelines