Story cover for HAUNTED [COMPLETED]  by RamzaXenoms
HAUNTED [COMPLETED]
  • WpView
    Reads 2,147
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 2,147
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 5
Complete, First published Sep 23, 2019
*Attention 

[INI CERBUNG PERTAMAKU] ✓
[GUA HARAP KALIAN SUKA] ✓
[SELAMAT MEMBACA :)] ✓

Sinopsis :

Semua berawal ketika mereka iseng-iseng adu nyali di sebuah rumah angker. Tanpa mereka tahu, petaka sudah menunggu mereka di dalam sana. Apakah mereka bisa selamat atau malah berakhir tragis?
All Rights Reserved
Sign up to add HAUNTED [COMPLETED] to your library and receive updates
or
#610mistery
Content Guidelines
You may also like
TAK KASAT MATA -SELESAI- by lalalala_yuu
33 parts Complete
Bangunan sekolah megah itu, siapa yang sangka menyimpan kisah kelam yang terjadi di beberapa tahun silam. Dan kini, kejadian yang sama kembali terulang. Murid mati. Bunuh diri. Tubuhnya jatuh tergeletak penuh darah tepat dihadapan Bella dan Leo. Dua orang itu terkesiap. Jantung Bella berdesir. Tangannya terkepal erat. kakinya melemah. Terlambat sedetik saja Leo menolong, gadis itu akan terkapar dilantai seperti mayat dihadapannya. Ada hal yang janggal dengan bunuh diri itu. Sebelum murid bernama Tamara itu benar-benar kehilangan nyawa, netranya sempat beradu tatap dengan Bella. Mulutnya bergerak-gerak, seperti ingin mengatakan sesuatu, namun Bella sama sekali tidak mengerti apa maksudnya. Tetapi, satu hal yang pasti. Setelah insiden bunuh diri itu terjadi, kehidupan Bella dan Leo tidak lagi sama seperti sebelumnya. Apa sebenarnya yang terjadi?. Bagaimana awal mula terjadinya bunuh diri itu?. Ada hal tersembunyi apa antara Bella, Leo, dan Tamara sampai sosok gadis itu meneror keduanya?. **** "lo udah gila ya neriakan Tasya kaya gitu?!" omel Leo. Alvin dan Julian saling bertukar pandang. Tidak biasanya Leo mengomel seperti sekarang. "nggak ada yang neriakin kak Tasya" sangkal Bella. "terus itu tadi apa?. Hantu?" "iya" **** "tadi itu bukan kak Tasya" ucap Bella lagi. "tapi Tamara" "Tamara?" ulang Julian. "murid yang bunuh diri kemarin?" "iya kak" "kok bisa??" dahi Julian mengkerut. Tidak butuh waktu lama baginya untuk percaya dengan Bella. Wajah pucat gadis itu sudah megambarkan kebenaran dari ucapannya yang barusan. "gue juga nggak tau" **** "jadi, maksudnya, bisa aja sekarang kita berdua lagi diikuti sosok Tamara??" "nggak tau. Tapi, kalau lo penasaran, kita bisa pergi ke rumah teman gue siang nanti" ****
You may also like
Slide 1 of 10
TAK KASAT MATA -SELESAI- cover
Revenge 2 | TREASURE cover
BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN) cover
Rumah Gantung cover
Hantu Jubah Hitam cover
creepy pasta  cover
Oh My Ghost! ✔ cover
I Can See You [END] cover
KUTUK!! (TAMAT) cover
Grandma's House cover

TAK KASAT MATA -SELESAI-

33 parts Complete

Bangunan sekolah megah itu, siapa yang sangka menyimpan kisah kelam yang terjadi di beberapa tahun silam. Dan kini, kejadian yang sama kembali terulang. Murid mati. Bunuh diri. Tubuhnya jatuh tergeletak penuh darah tepat dihadapan Bella dan Leo. Dua orang itu terkesiap. Jantung Bella berdesir. Tangannya terkepal erat. kakinya melemah. Terlambat sedetik saja Leo menolong, gadis itu akan terkapar dilantai seperti mayat dihadapannya. Ada hal yang janggal dengan bunuh diri itu. Sebelum murid bernama Tamara itu benar-benar kehilangan nyawa, netranya sempat beradu tatap dengan Bella. Mulutnya bergerak-gerak, seperti ingin mengatakan sesuatu, namun Bella sama sekali tidak mengerti apa maksudnya. Tetapi, satu hal yang pasti. Setelah insiden bunuh diri itu terjadi, kehidupan Bella dan Leo tidak lagi sama seperti sebelumnya. Apa sebenarnya yang terjadi?. Bagaimana awal mula terjadinya bunuh diri itu?. Ada hal tersembunyi apa antara Bella, Leo, dan Tamara sampai sosok gadis itu meneror keduanya?. **** "lo udah gila ya neriakan Tasya kaya gitu?!" omel Leo. Alvin dan Julian saling bertukar pandang. Tidak biasanya Leo mengomel seperti sekarang. "nggak ada yang neriakin kak Tasya" sangkal Bella. "terus itu tadi apa?. Hantu?" "iya" **** "tadi itu bukan kak Tasya" ucap Bella lagi. "tapi Tamara" "Tamara?" ulang Julian. "murid yang bunuh diri kemarin?" "iya kak" "kok bisa??" dahi Julian mengkerut. Tidak butuh waktu lama baginya untuk percaya dengan Bella. Wajah pucat gadis itu sudah megambarkan kebenaran dari ucapannya yang barusan. "gue juga nggak tau" **** "jadi, maksudnya, bisa aja sekarang kita berdua lagi diikuti sosok Tamara??" "nggak tau. Tapi, kalau lo penasaran, kita bisa pergi ke rumah teman gue siang nanti" ****