We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Just admiring but love

Just admiring but love

  • WpView
    Reads 370
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku hanya kagum padanya,kalau di tanya mencintai nya?ntahlah aku tidak tahu,hati ini masih tetap untuk dia yang telah pergi" ini kisah tentang seorang gadis biasa yang kagum akan seseorang, yang tepatnya satu eskul tekwondo dengannya dan seseorang tersebut adalah kakak kelasnya yang 2 thn lebih tua darinya,tapi jika di tanya apakah dia mencintainya?entalah lah dia belum tahu dia masih ragu karena dia masih mencintai orang lain yaitu mantan pacarnya. Lalu bagaimana perasaan yang sebenarnya gadis tersebut? Bagaimana kelanjutan kisahnya yukk baca!😊
All Rights Reserved
#26
mutiara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • DEVIAN [END]
  • Hingga saat ini
  • Leave To Come Back Again
  • Cool and Care (TERBIT)
  • AZZKARA
  • beach and you
  • Ex or New? [REVISI]
  • ALVA ( Aldo & Vava)
  • SYAKIRA how are you?

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines