غلاف قصة DELIVERY بقلم ErbyS6
DELIVERY
  • WpView
    مقروء 214
  • WpVote
    صوت 41
  • WpPart
    فصول 13
  • WpView
    مقروء 214
  • WpVote
    صوت 41
  • WpPart
    فصول 13
مكتمِلة، تم نشرها في سبتـ ٢٤, ٢٠١٩
للبالغين
Sinopsis.

Pembunuhnya masih berkeliaran. Beberapa ahli makanan menduga, roti cokelat dan keju yang ditawarkan Toko Grial di bilangan Kemang Jakarta Selatan memang cukup enak, tetapi sistem unik telah memprediksi dan menempatkan peluang idealisme yang ternyata jauh dari harapan-dan itu benar, telah menjadi alasan sebagai intuisi yang dicermati pengalaman orang-orang tua dengan standar kepemilikan gigi yang masih bagus. Teori buruk ini dibantah Profesor James Sutrisno dalam kesempatannya mengisi seminar di Gedung CakraBuana dan berbagai ambivalensi dirasakan cukup renyah selama beliau menyorongkan gagasan-gagasan yang pada dasarnya, menurut Direktur Toko Grial tidak memberikan pengaruh yang cukup signifikan.


Detektif Jordan memiliki perasaan yang berbeda-alasannya cukup dengan Bobby Vinton menyatakan kesepiannya lewat 'Mr Lonely" di suatu sore menjelang perawatan tulang betis kiri istrinya melalui sinar matahari yang hangat, ditumpahkan dengan maksud yang berlainan-tetapi ada saatnya untuk mencengkeram gaya 'sesuka hati'. Itu adalah musik yang tidak sepi-dan Anda boleh merasakannya setiap waktu. Jika Badut itu adalah pembunuh yang menyamar sebagai Jasa Pengiriman Roti Grial, dan ini sudah ditentukan Tuhan ketika ahli Mikrobiologi menemukan bakteri menakutkan di lubang pantat seorang perawan cantik asal Bandung yang tak suka dilirik laki-laki berkacamata hitam, maka yang menjadi pertanyaan, siapa dalang pembunuhan satu keluarga di Depok yang berawal dari pemesanan roti di Toko Grial.


Hal ini bertentangan dengan maksud dan tujuan seorang Detektif yang dihadapkan kepentingan pribadi. Namun, di setiap kesempatan yang hitam, pembunuh ini bermaksud untuk menjadi orang yang baik sekaligus penuh perhatian, tetapi ini hanya dapat dibuktikan dengan cara penyergapan langsung dan Detektif Jordan masih menerawang siapa dalang di balik pembunuh kejam yang menyamar menjadi Jasa Pengirim Roti Grial itu.
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف DELIVERY إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Prambanan Obsession (END) بقلم an11ra
63 أجزاء مكتمِلة للبالغين
Perjanjian telah dibuat antara Bandung Bondowoso dan pasukan jin. Namun, semesta sepertinya tahu bahwa kegagalan terjadi karena kecurangan yang dilakukan oleh Roro Jonggrang. Roda nasib berputar di luar kendali. Masalahnya, perjanjian gaib tidak dapat dipatahkan begitu saja. Maka konsekuensinya, semua yang terlibat terbelenggu oleh ruang, waktu dan karma. Kejadian akan terus terulang hingga mereka semua memenuhi janjinya. Bandung Bondowoso tidak sama sekali mengalami reinkarnasi karena ternyata dia tak pernah bisa mati. Dibunuh atau bahkan bunuh diri tidak membuatnya mati. Hidup sebagai makhluk abadi untuk menunggu entah apa. Ratusan bahkan lebih dari seribu tahun berlalu hingga netranya melihat sosok mirip dengan wanita yang dicintainya sekaligus dibencinya. Apa Roro Jonggrang reinkarnasi? Tidak mungkin. Penjelasan masuk akal adalah keturunan Prabu Baka tidak habis karena bisa jadi dia memiliki anak lain selain Roro Jonggrang. Apa sang keturunan yang entah keberapa ini akan berkewajiban memenuhi karma dari nenek moyangnya? Akankah sejarah terulang lagi? Bukankah darah lebih kental daripada air. Maka keturunan pengkhianat kemungkinan besar menjadi pengkhianat juga. "Paling tidak, penuhi janjimu terlebih dahulu. Jika setelahnya kau mau kabur atau mati, silahkan! Aku tidak akan menghalangi. Asal kau tahu, aku juga ingin bisa mati seperti manusia-manusia lain. Apa menurutmu hidup abadi itu menyenangkan, haah? Tidak sama sekali. Rasanya sangat... sangat... sangat melelahkan!" ~ Bandung Bondowoso a.k.a Banyu Wisesa Gananantha ~ "Ck, dasar pria gila. Kau ini sedang mabuk atau habis nyabu?" ~ Dara Mahisa Suramardhini ~ PERHATIAN!!! ✾ Another level of Roro Jonggrang's story ✾ Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa itu hanya bagian dari pengembangan cerita.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.
Kardus Kematian (Detektif Pramudya & Sakti) بقلم deewakanda
6 فصول مستمرّة
Mandeville Kota kembali di kejutkan dengan peristiwa yang terjadi di depan pusat perbelanjaan Mandeville kota pada pukul 07.00 pagi hari. Keadaan semakin kacau tatkala orang-orang panik ketika sepasang kekasih menemukan kardus mencurigakan tanpa pemilik tergeletak di taman kecil depan pusat perbelanjaan mengira bahwa isi kardus itu adalah bom. Kepanikan itu membuat para staff supermarket langsung meng-evakuasi orang-orang yang ada di sana untuk menjauh serta memanggil polisi dan tim penjinak bom. Tak membutuhkan waktu lama untuk polisi serta tim penjinak bom untuk datang, namun setelah pemeriksaan dilakukan para tim penjinak bom terheran-heran ketika membuka kardus itu yang mereka temukan bukanlah bom atau bahan peledak melainkan 3 bungkus plastik hitam yang di dalamnya ketika disentuh memiliki teksturnya sendiri-sendiri ketika di tekan dari luar, mulai dari keras hingga lembek klenyer-klenyer. Satu lagi yang membuat tim penjinak bom merasa aneh karena bau anyir yang sangat menyengat keluar ketika kardus itu dibuka. "Apakah yang di sini ada yang berprofesi sebagai dokter?" Teriak ketua penjinak bom pada segerombolan orang di belakang police line termasuk para reporter yang mulai berdatangan. "Saya, Pak! Saya dokter ortopedi di rumah sakit Atmaja's Hospital. Ada yang bisa saya bantu?" balas seseorang di balik kerumunan mengangkat tangannya berusaha maju membelah kerumunan mendekati untuk police line. "Ayo ikut saya, ada yang perlu kami periksa dengan kemampuan bapak" balas ketua tim penjinak bom tersebut mengizinkan seorang dokter tersebut masuk kedalam tkp dlmembawanya mendekati kardus tersebut. Tak lupa ia juga membisikan pada salah seorang polisi yang berjaga untuk memanggil forensik dan juga detektif untuk datang ke tempat mereka saat ini. Apa yang telah mereka temukan sekarang? mengapa ada orang yang meninggalkannya? untuk apa? dan yang paling penting apa yang sebenarnya ada di dalam kardus itu atau mungkinkah itu...?
Warisan Gandari بقلم Jemari_Menari96
19 أجزاء مستمرّة
"Tidak semua warisan bisa diwariskan dengan damai. Ada yang harus ditanam. Dalam. Dan dikubur. Tapi apa jadinya jika tanah tempat menguburnya justru menganga kembali?" Setelah bertahun-tahun meninggalkan kampung halamannya di dusun terpencil Sekarputih, Gandari Ayu Prameswari kembali untuk menghadiri pemakaman ibunya, Bu Ranupatma, yang meninggal secara misterius - tergantung di pohon kamboja dengan tubuh dililit kain kafan sobek, seperti bekas ritual gagal. Di mata warga, Bu Ranupatma adalah perempuan aneh. Dituduh membawa kutukan dan menjadi penyebab paceklik berkepanjangan. Tapi bagi Gandari, ibunya adalah sosok penuh rahasia, selalu menyembunyikan hal-hal ganjil yang terjadi di rumah. Kini, setelah kembali, Gandari mulai menyadari bahwa ada yang tak beres di desanya: suara-suara yang memanggil dari sumur tua, bayangan yang menari di balik dinding rumah, dan mimpi-mimpi yang selalu diakhiri dengan suara tangisan dari dalam tanah. Hingga sebuah kebenaran terbuka - Gandari ternyata mewarisi kekuatan gaib yang telah mengalir di darah keluarganya selama ratusan tahun. Ia bukan hanya anak dari Bu Ranupatma, tapi penerus terakhir penjaga gerbang antara dunia manusia dan dunia arwah. Sayangnya, kekuatan itu tidak hanya membangkitkan harapan... tetapi juga membangunkan sesuatu yang sudah lama terkubur - Banyu Abang, entitas jahat yang dulu disegel oleh leluhurnya, kini bangkit perlahan, mengincar tubuh Gandari sebagai wadah baru. Dibantu oleh Mbah Darmi, penjaga tua yang dulu berselisih dengan Bu Ranupatma, dan Tari, sahabat masa kecil yang menyimpan rasa bersalah, Gandari harus menghadapi warisan yang tidak pernah ia minta. Satu demi satu, warga desa menghilang. Malam makin panjang. Gerbang di tengah hutan mulai terbuka. Dan rahasia keluarganya... ternyata bukan tentang penyelamatan. Tapi pengorbanan.