Inside The Silent

Inside The Silent

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 25, 2019
Karna seseorang yang bahagia adalah ia yang tidak berpikir, tetapi kehidupan meminta semua manusia untuk berpikir. Tiga belas tahun lamanya untuk seseorang agar bisa memahami apa yang sedang ia pikirkan, dan beribu tahun lamanya agar seseorang bisa memahami mengapa ia berpikir dan mencari solusi atas pemikirannya. Dia yang terjerat dalam pikirannya, menjadi teka-teki bahkan sampai mati, karna sekali kau masuk ke dalamnya, sungguh itu adalah pertanyaan yang tak bisa dijawab. Menyadari bahwa ia menciptakan sesuatu yang tidak dimengerti, membuat pertanyaan tanpa jawaban, hanya satu yang mereka lupa : "Manusia hanya melihat apa yang ingin ia lihat, dan mendengar apa yang ingin ia dengar" . . . *JUST FOR FUN! percaya atau tidaknya seseorang ditanggung oleh dirinya sendiri, happy reading^^*
All Rights Reserved
#6
inside
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let The Wounds Fade ( TAHAP REVISI)
  • Katharsis - Hirate Yurina [COMPLETED]
  • Don't Self Injury
  • Kumpulan Kisah INSPIRATIF (#1)
  • Miracle of Survival [END]
  • Impian Untuk Hidup (End)
  • 𝐖𝐞 𝐀𝐫𝐞 ? || 𝐊𝐢𝐧𝐧𝐏𝐨𝐫𝐬𝐜𝐡𝐞 [𝐞𝐧𝐝]
  • Filsafat, Ibu dari Ilmu pengetahuan

Sinopsis: Hilanglah Luka.. antara hidup namun seperti mati tidak bisa merasakan apa itu arti kebahagiaan hilang arah, sendiri dalam ke gelappan. menjadikan hal-hal sederhana untuk terus bertahan.. menjadikan senyum sebagai topeng untuk menutup segala luka dan duka.. terkadang kehidupan tidak selamanya terasa indah, ada saat nya merasakan titik terendah dalam kehidupan ini. dipaksa mengerti dengan semua keadaan, di tuntut untuk menjadi kuat dalam setiap ujian.. " Arra lelah. " " Arra ingin bahagia. " Arra lelah menghadapi luka yang tak kunjung sembuh, tetapi di dalam hatinya, ia masih menyimpan secercah harapan untuk menemukan arti kebahagiaan yang sesungguhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines