FANA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 25, 2019
Cerita tentang seorang gadis yang memiliki kekasih namun ia tidak mengetahui bagaimana asal usul lelaki tersebut. Menjalankan hubungan lewat sosial media bahkan kenal pun di sosial media. Hubungan yang tidak begitu baik karena ldr juga gak pernah ketemu,selalu berantam. Lalu datang seseorang yang selalu ada untuk sang gadis yang selalu menemani dan menguatkan gadis itu. "Gue yang akan selalu bahagiain lo" Ucap Satya tegas Akan kah gadis itu tetap dengan kekasih khayalan nya atau memilih untuk berhenti dan membuka lembaran baru? Ia sendiripun bingung harus bagaimana
All Rights Reserved
#89
ilusi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE
  • Tikungunya
  • ARKALYA (END)
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Langit Artharendra
  • You're Mine
  • ALdanDara [Selesai]
  • ELLGAR (TAMAT)
  • ELANG [End]
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

More details
WpActionLinkContent Guidelines