Lembar Melebur Rindu

Lembar Melebur Rindu

  • WpView
    Reads 767
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2019
Antalogi puisi "Rindu" karya ; Arbi Aufilah yaitu aku sendiri, belum berdua hehe... Mendeskripsikan Apa itu rindu ? Bagaimana kah rindu itu ? Dimana kah rindu itu berada ? Dan siapa itu rindu ? Semua rindu itu ada dalam paduan imaji dan aksara ku.
All Rights Reserved
#474
prosa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintaimu Adalah Perang
  • About My Poem
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Aksara Tak Bertuan
  • Arkara [PROSES REVISI]
  • Nostalgia Cinta Dalam Rindu
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Rajutan Kalimat Rindu
  • Ruang Kosong di Antara Jingga

"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines