Satu Hati

Satu Hati

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 4, 2019
"Kamu memang bukan pacarku, tapi kamu adalah orang yang paling kusayang. Aku percaya jika kamu sayang, kamu akan bertahan, terus, terus, dan selamanya." - Tasha Azahra "Aku tak mau dikekang dan aku tak mau kamu terkekang, tetap saja seperti ini. Aku sayang kamu." - Reytama Aditya Maaf kalau memang nuansa cerita ini sudah banyak di pasaran, namun saya yakin cerita ini dapat membuat kalian merasa sedang berada di dalam cerita saya. Dan maaf juga ini bukan cerita dimana sepasang laki-laki dan perempuan yang dipertemukan lalu akhirnya menjadi sepasang kekasih. Namun ini cerita antara sepasang laki-laki dan perempuan yang saling menyayangi namun tidak terlibat dalam hubungan yang berstatus 'pacaran'. Lalu, cerita ini bukan berdasarkan cerita nyata, namun terasa amat nyata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Combat
  • No Longer Mate
  • Love Starlight
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • DEAR LOVE
  • (1) Sel On The Love [Completed]
  • ADEUS
  • RAVASYA [END]
  • Because I'm Stupid (End)

Sebelum baca jangan lupa Follow yeeee. _________________________________________________________________ "Sini Lo kalo berani!!!!" teriak perempuan berseragam putih abu-abu itu sambil memberontak teman-teman yang menahan dirinya. Sedangkan perempuan tadi tetep berusaha meraih wajah seorang laki-laki yang ada di depannya. Teman-temannya menahan tubuh perempuan itu dengan sangat kuat. "apa lo. mau cakar wajah tampan gue! Nih cakar aja." Ucap seorang laki-laki dengan tampang sombongnya seolah memberikan wajahnya pada perempuan tadi. "Eh..ehh..eh. Ini ada apa ribut-ribut? Kaya di pasar aja." Tiba-tiba seorang Guru datang memisahkan mereka yang sedang bertengkar tadi. "Ini pak, dia yang cari gara-gara duluan." perempuan tadi masih sangat emosi. sambil menunjuk nunjuk jarinya ke arah lelaki tadi. "Ehh kok nyalahin gue. Udah jelas-jelas elo yang duluan. pake mau nyakar wajah gue lagi." lagi-lagi lelaki itu menjawab ucapan itu. "SUDAH!! KALIAN BUBAR! BUBAR!!" teriak guru yang sendari tadi mendengar ocehan kedua siswa nya itu. akhirnya,mereka yang ada di sana bubar. Termasuk Perempuan Dan lelaki tadi. Haiyuu Baca!!! Dijamin Ngakak deh😁 Aku aja yang bikin ceritanya udah Greget duluan 😂 Yuk,tunggu apa lagi. Tambahin cerita aku ke perpustakaan pribadi Kalian!!❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines