Manggala (TAMAT)

Manggala (TAMAT)

  • WpView
    Reads 11,046
  • WpVote
    Votes 757
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 10, 2019
"Aku menyukaimu." Oh, Maula terkejut bukan main. Ia kemudian menggeleng tidak percaya. "Kamu... gila..," gumamnya tanpa sadar. Tapi laki-laki itu hanya tersenyum teduh dan berkata, "Ya. Aku tau. Selalu memikirkan kamu, merindukan suaramu, senyumanmu, tawamu. Semuanya buat aku gila karena menyukaimu." Maula memalingkan wajahnya ke arah lain, tidak sanggup lagi menatap mata beriris cokelat muda itu. Dia kemudian memberanikan diri untuk membuka suara. "Te..terserah. Ya..yang penting, aku udah.. sampaikan apa yang.. memang seharusnya aku.. sampaikan. Aku pergi." Dan setelah itu, tanpa menoleh kembali, Maula langsung berlari kencang meninggalkan Angga di belakangnya. "Maula!" "Apapun alasannya, izinkan aku untuk tetap mengejarmu ya!" Gila, mungkin laki-laki itu memang benar-benar gila. Tapi, satu hal yang tidak Maula sadari sore ini. Bahwa hari ini, adalah hari yang akan menjadi awal dari semua warna yang akan hadir dalam hari-harinya. *** Ini, Adalah cerita cinta manis dua remaja yang saling jatuh cinta untuk pertama kalinya. Cerita klasik yang mampu membuat diri bernostalgia pada kesederhanaan cinta yang begitu sempurna. Begitu sederhana, namun terasa begitu istimewa. Perkenalkan, nama saya Manggala. Dan ini, adalah cerita milik saya dan Si Nona Manis, Maula.
All Rights Reserved
#378
lovehate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • Cewek Cuek [Completed]
  • My Bad Baby Boy (Complete)
  • Snow Man (ON GOING)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Numbness (selesai)
  • GILANG [SUDAH TERBIT]
  • Evando&Seraphine [END]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines