Manggala (TAMAT)

Manggala (TAMAT)

  • WpView
    LECTURAS 11,158
  • WpVote
    Votos 757
  • WpPart
    Partes 33
WpMetadataReadConcluida mar, dic 10, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
"Aku menyukaimu." Oh, Maula terkejut bukan main. Ia kemudian menggeleng tidak percaya. "Kamu... gila..," gumamnya tanpa sadar. Tapi laki-laki itu hanya tersenyum teduh dan berkata, "Ya. Aku tau. Selalu memikirkan kamu, merindukan suaramu, senyumanmu, tawamu. Semuanya buat aku gila karena menyukaimu." Maula memalingkan wajahnya ke arah lain, tidak sanggup lagi menatap mata beriris cokelat muda itu. Dia kemudian memberanikan diri untuk membuka suara. "Te..terserah. Ya..yang penting, aku udah.. sampaikan apa yang.. memang seharusnya aku.. sampaikan. Aku pergi." Dan setelah itu, tanpa menoleh kembali, Maula langsung berlari kencang meninggalkan Angga di belakangnya. "Maula!" "Apapun alasannya, izinkan aku untuk tetap mengejarmu ya!" Gila, mungkin laki-laki itu memang benar-benar gila. Tapi, satu hal yang tidak Maula sadari sore ini. Bahwa hari ini, adalah hari yang akan menjadi awal dari semua warna yang akan hadir dalam hari-harinya. *** Ini, Adalah cerita cinta manis dua remaja yang saling jatuh cinta untuk pertama kalinya. Cerita klasik yang mampu membuat diri bernostalgia pada kesederhanaan cinta yang begitu sempurna. Begitu sederhana, namun terasa begitu istimewa. Perkenalkan, nama saya Manggala. Dan ini, adalah cerita milik saya dan Si Nona Manis, Maula.
Todos los derechos reservados
#4
cowokmanis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Semu [Completed]
  • RAISEN
  • GILANG [SUDAH TERBIT]
  • My Bad Baby Boy (Complete)
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • [END] Blind Rainbow
  • Your Converse#Wattys2019
  • Evando&Seraphine [END]
  • Numbness (selesai)

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido