Story cover for Arcopodo by Ramadoodoh
Arcopodo
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Sep 25, 2019
Setibanya di kamar, aku melihat bahwa kamar ku sudah berantakan dan anehnya semua teman-teman ku berkumpul di tempat tidur ku. Betapa kagetnya aku melihat diri "ku" yang lain sedang tertidur di tempat tidur yang dikelilingin teman ku.

Mereka menoleh! Seakan-akan aku penyebabnya. Suasana kamar makin berantakan , gelap , dan sunyi. Diri "ku" yang lain bangun dengan mata merah yang sangat pekat. "Ia" menunjuk ku dengan tatapan yang sangat tajam. Kemudian teman-teman ku juga ikut seperti nya. 

Aku terangkat.

SESAK.

SAKIT.

APA YANG MEREKA LAKUKAN?!


Rasa sesal pasti ada!! jangan macam-macam!!

KESEMPATAN mungkin ada, tapi tidak semuanya akan muncul.
All Rights Reserved
Sign up to add Arcopodo to your library and receive updates
or
#127scared
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 6
YOU [KOOKV/KOOKTAE][END] cover
Juki and His New Life (End) cover
Eliinaa cover
PERCAYA? [END] cover
Creepypasta cover
Collection Of Scary Stories cover

YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]

9 parts Complete

[Selesai] Hari itu semenjak aku datang ke sana, setiap malam aku selalu bermimpi tentang seorang pria. Tampan dan gagah. Aku suka senyumnya. Dia selalu datang ke mimpi ku dan mengucapkan kata-kata romantis ke pada diriku. Kupikir aku sudah gila, karena aku sungguhan jatuh cinta pada pria itu. Orang-orang bilang dia tak nyata! Tapi aku tak peduli. Dia memang tak nyata, tapi perasaannya nyata! Semenjak hari itu aku dikira orang gila. Aku juga sempat berfikir bahwa aku sendiri gila. Aku tak peduli! Hanya ada satu orang yang menganggapku tak gila, dia adalah ibuku. Selalu aku ceritakan mimpiku padanya. Dan dia hanya tersenyum pahit. Selalu seperti itu. Sampai pada suatu hari bibiku datang menceritakan sebuah cerita padaku. Dan semenjak hari itu aku hanya menangis. Dan kurasa semenjak hari itu aku gila sungguhan. WARNING: Gay/homo/bxb/lgbt Kookv/kooktae Rate T