Tidak semua Anak yang terlahir ke dunia disambut dengan kebahagiaan.
Cassiel adalah salah satunya.
Sejak lahir, Ia dianggap sebagai sebuah kesalahan. Kedua orang tuanya membencinya, menyebutnya pembawa sial, bahkan tak pernah memberinya sebuah nama.
Di usia tiga tahun, ketika Anak-anak lain baru belajar mengeja, Cassiel yang terlahir dengan kecerdasan luar biasa memilih namanya sendiri dari sebuah buku.
Cassiel.
Karena Ia tahu, jika bukan Dirinya yang melakukannya, mungkin tak akan pernah ada Seorang pun yang mau memberinya nama. Cassiel mengira itu adalah hal paling menyedihkan yang pernah terjadi dalam hidupnya.
Sampai akhirnya, di usia lima tahun, Kedua orang tuanya memilih meninggalkannya Seorang diri tanpa pernah kembali. Sejak hari itu, Cassiel kehilangan rumah, Keluarga, dan tempat yang bisa Ia sebut sebagai tujuan pulang.
Ia mencoba mencari tempat untuk berlindung, tetapi setiap panti asuhan yang didatanginya menolak dengan alasan kapasitas mereka telah penuh.
Tak memiliki siapapun untuk bergantung, Cassiel akhirnya bertahan hidup seorang diri. Ia tetap bersekolah, mengumpulkan botol plastik dan barang-barang bekas, lalu menjualnya demi membeli makanan.
Terkadang Ia bisa makan.
Terkadang Ia harus menahan lapar selama berhari-hari.
Namun, di tengah kehidupan yang terus mengujinya, Cassiel hanya memiliki satu tujuan...
Bertahan hidup.
Karena Ia percaya, Anak yang tak pernah diinginkan pun berhak memiliki masa depan dan mengubah takdirnya sendiri.
Tetapi...
Bagaimana jika suatu hari nanti, takdir kembali menguji Cassiel? Menghadirkan orang-orang yang membuat hidupnya semakin menderita.
Memaksanya terus bertahan di dunia yang tak pernah benar-benar menginginkannya. Hingga untuk pertama kalinya...
Cassiel mulai bertanya pada Dirinya sendiri.
"Apa benar... hidup lebih baik daripada mati?"
Penasaran dengan kisahnya? Yuk bacaaaa.
Warning: Terdapat Adegan kekerasan & dewasa didalamnya.
Awal :03 Juli 2026
Akhir :
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang