Story cover for Dimensi Alam Lain [END] by TuffinkS
Dimensi Alam Lain [END]
  • WpView
    Reads 11,494
  • WpVote
    Votes 424
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 11,494
  • WpVote
    Votes 424
  • WpPart
    Parts 6
Complete, First published Sep 26, 2019
Cerita ini diambil dari kisah nyata. Namun saya memastikan kembali bahwa cerita yang ada didalamnya akan saya atur ulang sedemikian rupa. Bahkan mungkin bisa dibilang berlebihan dalam cerita yang saya buat. Jadi intinya, tidak semua dalam cerita ini fakta, dan tidak semua dalam cerita ini fiktif. Biarlah pembaca yang menilai, hanya untuk sebuah pembelajaran dan pengalaman untuk kita semua.

Cerita ini terjadi sekitar tahun 2006. Tepatnya di Gunung Penanggungan yang terletak di antara Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Awalnya, tujuan mereka hanya untuk sakadar mengisi waktu luang di sebuah warung kopi pusat kota di Mojokerto. Namun karena Anton melihat rekannya yang sedang terkena musibah, ia mencoba untuk menghiburnya. Berkali-kali gagal, ia tetap saja masih tidak bisa terhibur. Akhirnya, gunung adalah solusi mereka. Dalam petualangan mereka mendaki gunung malam hari, banyak kejanggalan-kejanggalan aneh. Seperti apa kisahnya, silakan menikmati jalannya cerita.
All Rights Reserved
Sign up to add Dimensi Alam Lain [END] to your library and receive updates
or
#3cerpenhorror
Content Guidelines
You may also like
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) by Chillbanana313
9 parts Complete
(BASED ON TRUE EVENT) **** Ini adalah kisahku saat mengikuti perkemahan PMR Regional provinsi. Dimana lokasi yang ditempati merupakan tempat pembantaian terbesar PKI dimasanya. Kisah kelam korban di masa lalu membentuk entitas kengerian ditempat itu. Sosok-sosok yang masih tak terima saat dibantai karena ketidakadilan memenuhi lokasi area bekas Belanda tersebut. Disini mereka menanti. "Kebun Djengkol". **** BRAKKK... Tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya. Spontan aku yang kaget langsung berlari menjauhi. Ketika melewati tembok jalan keluar bilik kamar mandi, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Cuk!!!" Awalnya pemuda itu sempat marah, namun ekspresinya berubah saat melihat wajahku yang sudah pucat pasi. Aku pun bengong sepersekian detik. Bukan, bukan karena terpesona melihat wajah orang tampan layaknya adegan film-film romantis remaja. Namun aku berusaha menenangkan diri dari sisa ketakutan. Pemuda itu menatapku dengan ekspresi yang susah dimengerti. "Kamu nggak apa-apa?" tanyanya kemudian. "Nggak apa-apa. Maaf nggak sengaja nabrak". "Kenapa? Habis liat hantu ya?" "Ah ituu ..." "Kuntilanak ma setan bocahnya masih ngeliatin kamu tuh." Ucapnya santai. Dadaku kembali berdegup kencang sambil mengumpat lirih. Kini aku ganti memandangnya lekat. Dan pemuda itu membalas reaksiku dengan menyipitkan mata. "Apa?" Tanyanya kemudian. "Kamu bisa liat kan 'mereka' kan?" "Liat apa?" Aku sedikit melangkah mendekatkan diri sembari berbisik "Demit" Pemuda itu sempat terbahak. Lalu tiba-tiba menjulurkan sebelah tangannya. "Aku Aji." ****
You may also like
Slide 1 of 9
Misteri Rumah Keramat cover
Teror di Balik Pepohonan cover
Misteri di Balik Kabut Gunung Salak cover
KKN DI DESA PENARI (Versi Widya) cover
SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete] cover
Gunung Kematian (TAMAT) cover
RITUAL DI GUNUNG CIREMAI cover
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) cover
BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN) cover

Misteri Rumah Keramat

11 parts Complete

Cerita ini isinya cerbung. Jadi bagi para pembaca yang bingung, partnya akan saling berhubungan. *** Pegunungan. Tempat yang dingin dan indah untuk dikunjungi. Cocok untuk mencairkan otak akibat belajar terus-menerus. Jadi, di pagi yang cerah ini, kita memutuskan untuk pergi ke pegunungan. Rencananya sih aku, Alifia, Berliana dan Raina mau pergi ke sana selama beberapa hari. Kita mau ke villa nya Berliana yang ada di kaki gunung. Selama liburan ini, kita mau menginap di sana. Sekalian berpetualang gitu, apalagi mendengar ada satu misteri yang belum diselesaikan di sana. Sebuah misteri yang akan membuat kami masuk ke dalam sebuah bencana besar. Bencana yang hampir merenggut nyawa. ***