Gottes Schicksal

Gottes Schicksal

  • WpView
    Reads 1,981
  • WpVote
    Votes 455
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2020
Namaku Aisyah Dzunnun Umar, sudah berpacaran dengan Rayhan Haque Assidiqi selama enam tahun, bahkan aku yang sudah berangan angan dia yang akan menjadi pasanganku kelak hingga rambut kita memutih, ternyata dia mengkhianatiku, dia menghamili wanita lain saat kita masa berpacaran? Hatiku hancur. Tapi ini semua sudah menjadi takdir dalam hidupku Aku harus bagaimana meronta ronta dengan tuhan supaya dia kembali? Atau kah harus aku ikhlaskan dia? Hingga saatnya seseorang datang membawaku pergi dari masa lalu. Bisakah aku pergi dari masa lalu ku? Akan kah dia membawaku ke pergi dari masa lalu ataukah menambah luka dihatiku?
All Rights Reserved
#159
wattpad2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Indah Di Awal Kisah
  • Takdir Cinta di Bawah Cahaya Ramadhan [END]✓
  • More Than Senior
  • Don't Fall in Love, It's a Trap! [✔]
  • Bendahara VS Ketua Kelas✓
  • GUS DUDA IS MY HUSBAND (END)
  • Calon Imam Untuk Aisyah(COMPLETED)
  • TAKDIR CINTAKU
  • Mystery Of Love
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]

Satu pengganngu udah pergi. Sekarang gue tinggal ngatur gimana caranya biar Aisyah mau mulai bicara sama gue. "Syah aku mau ngomong sama kamu" tanya Ari "ngomong tinggal ngomong kali Ri, ada apa?? " "itu" "itu apa" "Aisyah kamu mau nggak jadi pacarku? " (tanya ari gugup) "ha emang kamu sayang beneran sama aku?" (jawab Aisyah malu) "iya aku serius sayang sama kamu!!! " (ari menegaskan) "tapi kamu janji ya nggak akan nyakitin aku?? " "iya aku janji Syah" "aku ada satu permintaan sama kamu" "apa?? " "aku cuma minta kalo suatu saat nanti kamu duain aku, kamu putusin aku aja nggak papa dari pada aku sakit hati karena tingkah kamu" "aku janji nggak akan duain kamu" "nggak usah sok janji Ri, dari pada nggak di tepatin" "iya maaf, terus gimana kita sekarang" "yaudah heem" "heem apa? " "iya" "iya apa? " "iya aku mau jadi pacar kamu!!"(dengan nada cepat)

More details
WpActionLinkContent Guidelines