Gottes Schicksal

Gottes Schicksal

  • WpView
    MGA BUMASA 1,982
  • WpVote
    Mga Boto 455
  • WpPart
    Mga Parte 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jul 13, 2020
Namaku Aisyah Dzunnun Umar, sudah berpacaran dengan Rayhan Haque Assidiqi selama enam tahun, bahkan aku yang sudah berangan angan dia yang akan menjadi pasanganku kelak hingga rambut kita memutih, ternyata dia mengkhianatiku, dia menghamili wanita lain saat kita masa berpacaran? Hatiku hancur. Tapi ini semua sudah menjadi takdir dalam hidupku Aku harus bagaimana meronta ronta dengan tuhan supaya dia kembali? Atau kah harus aku ikhlaskan dia? Hingga saatnya seseorang datang membawaku pergi dari masa lalu. Bisakah aku pergi dari masa lalu ku? Akan kah dia membawaku ke pergi dari masa lalu ataukah menambah luka dihatiku?
All Rights Reserved
#78
deva
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • More Than Senior
  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • RSS[1]: Ketika Hati Berucap [Tamat]
  • Bendahara VS Ketua Kelas✓
  • AFTER AKAD ✔️ (Sudah Terbit)
  • Indah Di Awal Kisah
  • Ketulusan Cinta Aisyah - [Telah Terbit]
  • Azzam [Republish]
  • TAKDIR CINTAKU

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman