Second chances

Second chances

  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 10, 2019
WpInfo
Non-Fiction
"Woy! Lo gila?!" Teriak Kenzi. "Ayu! Turun!" Kenzi meneriaki Ayu agar turun dari gedung itu. Ayu berniat untuk bunuh diri. Kenzi Aulia, perempuan tomboy yang sedikit sulit bergaul. Ternyata punya keluarga yang tidak harmonis. Mendapatkan sahabat perempuan untuk pertama kali dalam hidupnya. Apa yang terjadi jika cinta merusak persahabatan? Cinta yang sangat rumit seperti rangkaian kabel paralel, membuat fisipa kebingungan sendiri. apa ini asli? atau hanya.. sekedar settingan? Update gak setiap hari;) jangan lupa baca biar ga ketinggalan... oh iya cerita ini di jamin lebih seru dari sebelumnya lho... kali ini aku pengin banget buat yang misteri misteri gitu... dukung trus ya! Dengan bintang kalian...♡♡♡
All Rights Reserved
#627
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Accidental' (END)
  • Illusion [TAMAT]
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • AFTER RAIN [48] | {Completed} (DelShel, ZeeSha, Greshan & CH2)
  • My Beloved Revenge [END]
  • Masa depan yang terulang
  • Forever [Nanami Kento]
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Pelangi untuk Hujan(on going)

Follow dan beri vote nya! "Ekhem! Bagaimana kelanjutannya?" Tanya Reza kepada pihak keluarga Leo "Sesuai kedatangan ku kemari Reza, putraku akan bertanggung jawab," jawab Bram dengan yakin Leo terus saja mencuri pandang pada Zena yang menundukkan kepalanya, dia merasa sangat bersalah telah mengotori gadis baik itu. Jelas Leo mengetahuinya, Aldiva Zena yang selalu mengikuti olimpiade mewakili sekolahnya Zena mendongak sedikit ingin menatap Leo, calon suaminya. Belum 2 detik Zena langsung menunduk lagi karena ternyata Leo sedang menatapnya *** Dor! "Arghh." Seorang pria berjas rapi memegang perutnya yang terkena tembakan, dia berlutut dilantai menahan sakit. Ia mendongak menatap seorang gadis yang menangis didalam cekalan seorang pria kekar. "STOP!" ucap gadis itu tapi tak dihiraukan oleh pelaku penembakan itu. "Diem bocah ingusan!" Perintah orang yang membawa senjata api itu. *** Itu hanya sepenggal cuplikan diawal part ya, nanti beda lagi dibelakang Bagaimana dengan alur cerita ini? Akankah serumit itu? Konflik yang dikira sudah tidak ada, akan muncul diluar dugaan IKUTI ALURNYA!!! Selamat membaca:) #1 in misteri-Jan 22 #1 in nikahsma-Jan 22 #1 in tennfiction-Jan 22 #1 in kebahagiaan- March 22 #1 in beasiswa- April 22 #1 in kejutan- Juli 22

More details
WpActionLinkContent Guidelines