Story cover for "Bromo Jatuh Cinta" by oLLa-oLeo
"Bromo Jatuh Cinta"
  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
Complete, First published Sep 26, 2019
Disaat seorang perempuan sebut saja "Ara" polos akan cinta, banyak di dekati oleh laki-laki yang ingin memilikinya,  Dibalik kepolosan tersebut menyimpan berjuta kesedihan di masa lalu yang kelabu, salahkah jika rasa mereka dibalas dengan pertemanan semata ? 
Dengan rasa pertemanan itu, Ara menjalani hidupnya dengan bahagia, sampai akhirnya dia menemukan seorang laki-laki yang berhasil meleburkan hatinya. Tapi lagi-lagi cinta itu menyakiti hati tulusnya..
All Rights Reserved
Sign up to add "Bromo Jatuh Cinta" to your library and receive updates
or
#919cintaremaja
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 6
ANTARA KITA  cover
Shadow That Fades cover
Flora [Complete] cover
Perayaan mati rasa cover
LISTEN | ENHYPEN cover
Dilema (On Going) cover

ANTARA KITA

40 parts Ongoing

"Antara Kita" Cinta bisa menyembuhkan. Tapi cinta juga bisa jadi luka yang tak pernah sembuh. Alea, gadis SMA yang tengah mencari dirinya sendiri, jatuh hati pada Angkasa-lelaki dewasa yang penuh ketenangan, namun menyimpan luka lama. Hubungan mereka bukan sekadar tentang tawa dan pelukan manis. Ini tentang pertumbuhan, kesalahan, pengampunan... dan kehilangan. Di antara pelukan yang tak selalu ada, kata-kata yang sering terlambat diucapkan, dan masa lalu yang membekas, mereka belajar bahwa mencintai seseorang tak selalu berarti bisa bersamanya. Ketika kepercayaan diuji, ketika orang-orang di sekitar mulai masuk dan merubah cerita, dan ketika rasa sayang tak lagi cukup untuk menahan retakan... masih adakah "kita" di antara mereka? "Antara Kita" bukan sekadar kisah cinta dua insan, tapi tentang perjalanan menjadi dewasa, tentang ibu yang terlalu keras mencinta, tentang teman yang memendam perasaan, dan tentang harapan yang terus menyala meski nyaris padam. Karena terkadang, yang paling kita perjuangkan, bukan untuk memiliki... tapi untuk memahami.