Rezult
  • WpView
    Reads 1,909
  • WpVote
    Votes 289
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2020
"Entah ini sesuatu yang kebetulan atau memang sudah takdirnya? " Argara Raynoah Darksiregar. Ketua geng Garvila dengan bandana megalodon dikepalanya. Cowok tampan dan pintar tapi tak berperasaan. Seperti bongkahan es berjalan dingin dan beku. Hidupnya hanya tentang berkelahi. Anti perempuan dan tak tersentuh. Jika ada yang mengganggu area teoteritynya dan tak menuruti perintahnya. Rumah sakit atau dipermalukan didepan banyak orang adalah pilihannya dan yang paling parah pindah sekolah. Tapi semua itu tidak berlaku untuk Aurisstela Rainsya A. Sigadis cantik pindahan dari bandung itu. Noah menjadi pribadi yang berbeda dihadapan Rain. Mulanya anti perempuan kini tidak. Jika disentuh orang akan marah tapi sentuhan Rain adalah candunya. Hanya Rain yang berhasil mengubah si bongkahan es itu. Bagaimana bisa? Padahal Rain tidak berbuat apa-apa. Kalo mau tau kejadian selanjutnya baca dong kisah mereka berdua. Jangan lupa tambah keperpustakaan kalian ya.
All Rights Reserved
#41
noah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORBiT
  • The Real Boyfriend
  • Queen (End)
  • Arcus & Raine [On Going]
  • ASRA βœ” (Ebook)
  • PERFECT RAIN (Selesai)
  • Raina dan Raihan
  • REYHAN
  • ARGAN [END]
  • Dear Natasha
ORBiT

Laraina tidak pernah menyangka, kesempurnaan yang selama ini diagung-agungkan di Glorios International High School justru akan menyeretnya jatuh ke titik paling gelap dalam hidupnya. Di mata semua orang, ia adalah definisi sempurna-cerdas, berprestasi, dan tak tersentuh. Namun, di balik itu, ada sesuatu yang mulai retak. Entah kesalahan apa yang ia lakukan, atau mungkin ia hanya berada di waktu dan tempat yang salah-hingga akhirnya menarik perhatian Sakha Aldegama Pradipta. Bukan sekadar tertarik biasa, melainkan ketertarikan yang berbahaya-yang perlahan menyeretnya masuk ke dunia yang tak pernah ia pahami sebelumnya. Di tengah impiannya menjadi seorang psikolog, Laraina justru terjebak dalam permainan yang menghancurkan mentalnya sendiri. Batas antara benar dan salah mulai kabur, dan senyum yang dulu tulus kini hanya menjadi topeng. Karena pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukanlah saat ia jatuh-melainkan saat ia sadar, dia sudah terperangkap dalam sebuah Orbit bersama iblis bernama Sakha Aldegama Pradipta. Sakha menatap Laraina tanpa berkedip, senyum tipisnya terasa lebih mengancam daripada amarah. "Apa lo masih mikir bisa kabur, sayang?" Laraina mundur satu langkah, napasnya tak lagi teratur. "Aku bukan milik siapa-siapa, Sakha." Sakha tertawa pelan, lalu mendekat-terlalu dekat hingga suaranya hanya terdengar oleh Laraina. "Lo salah." Bisiknya dingin. "Gak ada cara buat lo lepas dari gue..." Laraina membeku di tempatnya. "Bahkan Tuhan pun gak bisa ambil lo dari gue."

More details
WpActionLinkContent Guidelines