Mine is a photographer

Mine is a photographer

  • WpView
    LECTURAS 1,419
  • WpVote
    Votos 710
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 18, 2021
Follow dulu y sebelum mampir mentemen... ******* "Bagiku semua moment indah patut di abadikan sebagai penyemangat di kala kita bersedih, karena di dalam hidup itu pasti banyak lika liku kehidupan yang akan kita hadapi." Irriana Racheldi "Menurutku tak ada yang lebih lucu selain dirinya yang menjadikan kamera sebagai sahabat sejatinya." Arafka Radjatama ______ "Mengapa kamu selalu membawa kamera itu kemana-mana?" tanya seorang pria berpakaian formal. "Apa masalah anda? kamera ya kamera saya,hidup ya hidup saya, kenapa anda yang repot!" jawab seorang gadis remaja dengan sangat acuh nya sambil meninggal kan tempat tersebut. "Dasar gadis aneh!" gumam pria tersebut sambil berlalu melanjutkan langkah nya yang sempat terhenti. Mereka tidak tahu kalau takdir akan mempertemukan mereka kembali di situasi yang berbeda yang tak akan mereka sangka.
Todos los derechos reservados
#41
memendamrasa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ditya
  • LIFE TO HEAL
  • Ikhlas Bersamamu |END|✓
  • IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)
  • Tertulis Dalam Doa
  • ALEYA~~
  • Sikampret & Sitengil [COMPLETED]
  • Delicate [Sudah Terbit] ✔
  • Hi Cold Prince
  • Perfect Queen
  • Letha
  • PEKA
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • ZuNaya
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Takdir Sang Arsy [SUDAH TERBIT]
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • M E M O R Y  (On Going)
Ditya

[ judul awal : Nine years ago ] " Mending lo pergi " " Pergi! " Bentak Ditya kepada Lili yang masih saja berdiri di depannya di ruangan serba putih ini. " Gak " Respon Lili tegas sambil menatap mata Ditya tegang. Ia mendekati Ditya yang sedang duduk diranjangnya.Air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya namun ia pertahankan untuk tidak jatuh saat itu juga. " Gwe bilang pergi li. Sebenarnya apa sih alasan lo masih bertahan sama gwe yang gak guna ini? Gwe bener bener gak ngerti sama jalan pikiran lo " Ucap Ditya memalingkan wajahnya, kemudian melanjutkan ucapannya " Asal lo tau ya Li, fisik gwe ini akan mati,sebelum itu, mental gwe juga akan mati dan nantinya lo akan hilang dari ingatan gwe. Jadi lebih baik lo per- " cup- Ditya kaget dengan yang dilakukan Lili. Sekilas namun berhasil membuat degup jantungnya tak karuan. " Jangan usir gwe kaya gini dit,jangan usir gwe dari kehidupan lo " Ucap Lili dengan suara yang gemetar. Tenggorokannya terasa tercekat menahan untuk tidak menangis. " Gwe tau lo takut jadi gwe mohon lo gak perlu takut. Gwe adalah ingatan Lo. Gwe adalah hati Lo " Lili tak bisa menahan air matanya. Satu persatu cairan bening itu keluar dari pelupuk matanya. " GUE CINTA SAMA LO DIT,GUE SAYANG SAMA LO, GUE MAU LO BERTAHAN UNTUK GUE DAN GUE MAU LO SEMBUH " sih amatir. Mohon dimaklumi :))

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido