KAFKA
  • WpView
    LECTURAS 1,844
  • WpVote
    Votos 97
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 29, 2020
Viona Kathryn Megantara gadis cantik yang memiliki segudang prestasi, namun berhati dingin kepada para cowo? Siapa yang akan menduga takdirnya bertemu dengan seorang Kafka Alghifahri Ramadhan,cowo tampan,humoris,memiliki segudang kelebihan. Bisa dibilang kehidupan Viona berubah semenjak ia bertemu dengan Kafka? Apakah itu takdir? "Gue ga percaya sama takdir" "Tuhan pasti udah ngatur rencana buat semua umatnya, takdir tuhan selalu baik. Jadi lo ngga usah ragu" Started : November 2019 Published : Januari 2020
Todos los derechos reservados
#7
raina
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • FEARLESS || JAYISA
  • DARA & DORY: The Secret Of Destiny
  • KEVIARAINreesmaithy (SLOW UPDATE)
  • R A V A N I A  [ SEGERA TERBIT ]
  • Kalaya [END]
  • My Cold Husband (KeVio) [COMPLETED]
  • Fate Of Love ✔️
  • ARGANTARA
  • BRUISES [SELESAI]✔
  • Hope [COMPLETED]✔

Hidup itu pilihan. Tapi ada karena suatu kesalahan bukanlah suatu keinginan. Toh yang namanya manusia pasti pernah khilaf pada masanya. Siapalah yang bisa mengira seperti apa Tuhan menorehkan takdir seseorang. Sera, gadis cantik yang terlahir mandiri sejak kecil itu ditakdirkan bertemu dengan Kafka, laki-laki yang selalu ingin terlibat dalam setiap proses dan langkah kecilnya. Membuat Sera mau tidak mau menerima eksistensinya. Bersamaan dengan itu banyak hal baru yang Sera temukan, termasuk menekan rasa takutnya untuk memperjuangkan Kafka, agar selalu menjadi miliknya. Pun dengan Kafka yang juga melakukan hal yang sama. "Ka, aku nggak pantes ya berdiri di samping kamu?" "Kata siapa? Ra, hidup itu simpel, Tuhan kasih banyak opsi buat dijadikan pilihan. Kalau nggak bisa berdiri di samping aku, kamu bisa duduk di pangkuan aku. Jangan takut, Ra. Mereka cuma iri. Kita bisa berjuang sama-sama." "But i'm a mess." Kafka tersenyum, "Kalau gitu kita tata lagi perlahan, sampai kembali seperti semula. Nggak ada yang perlu dikhawatirkan, selagi bersama, semuanya bakal berjalan sesuai rencana, Ra."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido