Story cover for MERAH by sweetlavaca
MERAH
  • WpView
    Reads 936
  • WpVote
    Votes 162
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 936
  • WpVote
    Votes 162
  • WpPart
    Parts 24
Ongoing, First published Sep 27, 2019
Hidup di dunia ini, jika tidak memiliki masalah, rasanya mustahil. Masalah itu pasti ada, hanya porsi yang diberikan Tuhan berbeda-beda.

Seperti gadis belia bernama, Arunika Rediana Swastamita. 

Di umurnya yang belia, dia dipaksa untuk menghadang ombak besar yang selalu memorak-porandakan hidupnya. Semakin ia mencoba untuk terlihat tegar, semakin batinnya merasakan sakit yang berkepanjangan.

Selalu dianggap tidak ada oleh keluarganya. Selalu menjadi bayang-bayang saudari kembarnya. Sampai akhirnya, Tuhan merenggut sesuatu yang berharga untuknya.

Ingin dirinya meraung kepada semesta. Mengeluh dengan apa yang menimpanya. Namun, rasanya sangat sia-sia. Ini jalan yang diberikan Tuhan untuk hidupnya. Mau tidak mau, dia harus menerima segalanya. Ia sangat yakin, Tuhan tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya.
All Rights Reserved
Sign up to add MERAH to your library and receive updates
or
#250pelangi
Content Guidelines
You may also like
Jika esok Tak Pernah Ada by Syaquelara
12 parts Ongoing
Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....
You may also like
Slide 1 of 10
Bola Kaca cover
Cokelat love story (END)  cover
Dibawah atap yang salah (hiatus) cover
Waktu?  cover
Juan [REVISI] cover
ORBiT cover
Changes a Lot cover
Raya  cover
Rain(y) Rei (COMPLETED) cover
Jika esok Tak Pernah Ada cover

Bola Kaca

38 parts Complete

*Kisah ini sepenuhnya cerita fiksi dan murni hasil pemikiran sendiri. . Sebuah insiden kecil membuat perubahan besar di hidup Arunika. *** Arunika Renjana. Gadis biasa yang selalu mengandalkan kerja kerasnya untuk menjalani hidup. Keinginannya hanya satu. Hidup normal. Anti ribet, dan tetap santai. Namun akibat pertemuannya dengan pria sempurna hobi tebar pesona, membuat kesehariannya mengalami perubahan. "Cih! Menjijikan!!" Komentar tajam Arunika yang sulit diterima Satria, membuat Satria berikrar. Atas nama ketampanan yang penuh kharisma, Satria akan membuat Arunika tunduk mengemis cintanya, lalu ia akan mencampakannya dalam satu malam. Namun kedekatan mereka, kerap menciptakan perasaan aneh yang selalu mereka tepis menjauh, meski akhirnya selalu datang tanpa diharapkan. Tidak hanya itu, sesuatu di masa lalu yang ingin Arunika lupakan begitu saja, justru datang satu-persatu. Menarik ia pada gerbang teka-teki latar belakangnya. Akankah Arunika bisa tetap menghadapinya dengan keteguhan yang selama ini ia bangun? #cover by : Canva #template by : Canva #cover editing by : D'juliekap