MERAH
  • WpView
    LECTURAS 960
  • WpVote
    Votos 162
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ene 19, 2023
Hidup di dunia ini, jika tidak memiliki masalah, rasanya mustahil. Masalah itu pasti ada, hanya porsi yang diberikan Tuhan berbeda-beda. Seperti gadis belia bernama, Arunika Rediana Swastamita. Di umurnya yang belia, dia dipaksa untuk menghadang ombak besar yang selalu memorak-porandakan hidupnya. Semakin ia mencoba untuk terlihat tegar, semakin batinnya merasakan sakit yang berkepanjangan. Selalu dianggap tidak ada oleh keluarganya. Selalu menjadi bayang-bayang saudari kembarnya. Sampai akhirnya, Tuhan merenggut sesuatu yang berharga untuknya. Ingin dirinya meraung kepada semesta. Mengeluh dengan apa yang menimpanya. Namun, rasanya sangat sia-sia. Ini jalan yang diberikan Tuhan untuk hidupnya. Mau tidak mau, dia harus menerima segalanya. Ia sangat yakin, Tuhan tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya.
Todos los derechos reservados
#945
sweet
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Cokelat love story (END)
  • ORBiT
  • Juan [REVISI]
  • Raya
  • [END] When the Stars are Tired
  • Senja Yang Sunyi
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Rainangkasa #2 [END]

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido