Ketika pilihan Allah menjadi pilihan hati

Ketika pilihan Allah menjadi pilihan hati

  • WpView
    Reads 3,593
  • WpVote
    Votes 536
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 27, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Bunda, salah ga sih kalo Zahra jatuh cinta?" Kataku mulai berkaca-kaca "Jatuh cinta itu fitrah sayang, dan ingin mencintai juga fitrah, tugas kamu hanya menjaga agar perasaan dan cinta itu tetap fitrah. bukan malah menjerumuskan pada hal yang salah apalagi sampai terjun kepada kemaksiatan, dan bagi bunda kamu ga salah jika mencintai seseorang selagi kamu masih bisa menjaga cinta kamu untuk Allah " kata bunda yang panjang lebar "Gitu ya,Bun. Tapi masalahnya Ikhwan yang Zahra cintai di cintai oleh sahabat Zahra juga,Bun" kataku "Ya tinggal ada 2 pilihan, tetap mendoakan nya apa mengikhlaskan untuk sahabat mu itu. Tapi menurut bunda lebih baik mengikhlaskan saja karena Ikhwan yang kamu cintai saat ini belum tentu juga akan menjadi jodoh kamu kan? Kamu perbaiki saja dlu diri kamu nanti Allah akan memberi yang lebih baik untuk kamu,kamu harus percaya ama janji Allah" Penasaran kan sama kisah nya Zahra? Langsung aja ya baca ceritanya 🥀 *TAHAP REVISI*
All Rights Reserved
#81
wattsy2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zahra's Life
  • Guz & Ning Jatuh Cinta (End)
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • Raditya Life Story
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Takdirku Adalah Bersamamu
  • Suami Pilihan Abi |TAMAT|
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔
  • jodoh dari allah
  • Mengaguminya Dalam Taat

[Completed] Update : Tiap Kamis Hidup Zahra langsung berubah saat Ibunya memberitahukan mengenai janjinya dulu pada sahabat dekatnya, perjodohan Zahra dan anak teman Ibunya, Adit akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Zahra memang mengetahui hal itu. Ibunya selalu mewanti-wanti Zahra untuk tidak menyukai atau mencintai sesorang di luar sana. Zahra sendiri tidak memepermasalahkannya, dia belum pernah jatuh cinta. Di tanya cinta itu apa? Zahra sendiri tak tahu. Namun semuanya berubah, saat pertemuan Zahra dan Adit dilakukan. Zahra tidak tahu cinta pada pandangan pertama itu ada atau tidak. Jika memang ada, mungkin saat pertama kali melihat Adit, Zahra sudah jatuh cinta. Pernikahan merela pun berlangsung, kehidupan keduanya normal-normal saja. Zahra dan Adit sama-sama berjuang untuk membuat istana secara bersama. Tetapi, baru saja istana milik mereka berdua dibangun, hal yang tak terduga malah menimpa bangunan istana mereka secara betubi-tubi dan tanpa henti. ..... Dia baik, mungkin saja dia butuh waktu menerima semuanya. Ini memang buru-buru, bahkan sangat. Hanya saja, mungkin aku yang terlalu terbawa. Satu hal yang tak pernah bisa terlepas dari pandangan atau pun pendengaranku terhadapnya, yaitu: untaian kata yang telah dia ucapkan dengan satu kali tarikan nafas dan nada yang tegas. -Zahra Aleysa Khoirunnisa- Aku tak pernah main-main dengan apa yang aku lakukan atau bicarakan. Waktu, itu yang kubutuhkan. Sabar, itu yang kuharapkan. Percaya, itu alasannya. -Raditya Permana- ☁☁☁ Jujur, saya sendiri banyak belajar lewat cerita ini. Bagaimana sebuah kejujuran dan kebohongan dalam kehidupan bisa menentukan hidup kita, akan ada di tahap yang lebih baik atau buruk. ☁☁☁ Awal : 3 Januari 2019 Akhir : 21 November 2019 © 2019 dysmh1428

More details
WpActionLinkContent Guidelines