Strong Woman (Good Waketos)

Strong Woman (Good Waketos)

  • WpView
    Reads 80,779
  • WpVote
    Votes 2,835
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 20, 2020
PENTING!! Cerita TAKDIR SANG PENANTI ganti judul jadi STRONG WOMAN (GOOD WAKETOS) Alasannya cukup simpel karena author ngerasa bahwa alur ceritanya itu kurang greget dengan langsung menceritakan pada masa berumah tangga. #buat cerita TAKDIR SANG PENANTI mungkin akan kalian temui di part-part terakhir. Jadi ENJOY dalam menikmati setiap part guys!!:) ♡ Sekilas cuplikan📖💋 "kalo kita mulai memperbaiki hubungan kita kamu mau gak?"kini vero terduduk sembari menekuk kedua kakinya didepan dada "maksud kaka kita pacaran? Giliran gue cerdas mau ke luar negeri aja baru ngomong kaya gitu" dini duduk didepan vero yang memandanginya dengan lekat namun kedua netra dini masih menikmati pemandangan kota malam. "memperbaiki hubungan gak harus pacaran din, kita mulai berteman dan buang jauh jauh fikiran negatif itu" "aku kira kaka mau minta aku buat jadi pacar kaka" tidak bisa dielakan bahwa kedua mata itu terpancar kekecewaan "cinta gak bisa dipaksa din, tapi jika berjalannya kebersamaan kita nanti dan gue suka sama lo itu berarti karena cinta datang karena terbiasa" "sebenernya mau kaka apa? Kaka selalu buat aku kePDan. Kenapa kaka jadi kaya gini setelah aku memutuskan untuk menjauh?" dengan kasar gadis itu mengusap air matanya yang mengalir keluar dan memilih berdiri sembari tangannya mencengkram besi pembatas dengan kuat. "karena ada sesuatu yang hilang setelah engkau menjauh" ingin sekali vero berucap demikian namun cowo itu memilih untuk bungkam yang semakin membuat dini semakin mengasihani cintanya sendiri. ♡ 📖📖📖❌ "apa apaan ini?" suara lantangnya menggema di seluruh sudut ruangan "adek sini! Tanda tangan buku nikahnya" intan berjalan menghampiri sang adik. "berhenti di situh kak! Aku gak mau menikah dengan lelaki pengecut seperti dia" dia kembali menaiki tangga dengan air mata yang tak dapat di bendung. --'--- NO COPY-COPY CLUB guys! TUHAN maha melihat
All Rights Reserved
#945
penantian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hi Cold Prince
  • ARUMILA
  • Another Side ¦ Book 1 Of 2✔
  • My Sweet Polar Husband [End]
  • Rain In Laughter [SUDAH TERBIT]
  • The Oddlove
  • DAREL (END)
  • Evando&Seraphine [END]
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]

Alodie harus memenangkan taruhan tinggi-tinggian peringkat di tahun 2019-2020 dengan saudarinya yang beda ibu, agar mendapatkan Argam, orang yang mereka taksir. Akan tetapi, takdir berkata lain. *** "APA?! KITA TARUHAN!" Aku memekik kaget saat adikku, Eline mengajakku taruhan mendapatkan Argam- cowok yang kami sukai. Eline memutar bola matanya jengah. "Iya taruhan. Lo dan gue taruhan ngedapatin Argam!" Karena taruhan hidupku berubah 180°, itu berarti impianku juga berubah. Biar kuulang sekali lagi. Iya, aku dan adikku 'TARUHAN' mendapatkan Argam, tapi jangan salah paham dulu karena yang kalah tidak akan dirugikan. Jadi, boleh-boleh saja, kan? Karena taruhannya adalah tinggi-tinggian ranking. Jadi, aku yang tadinya males belajar, jadi mulai giat belajar. Kak Lucas adalah seseorang yang membantuku belajar. Dia dingin, tapi ternyata menghangatkan. Dia dingin, tapi bukan tanpa sebab, ada sebab yang membuatnya dingin. Dia dingin, karena itu dia misterius. Tapi ... dari hal dingin yang aku sebutkan barusan, ternyata Lucas adalah pangeran yang terjebak, membeku dalam dinginnya es. Dia sangat bercahaya, tapi sayang cahayanya redup terhalang oleh bongkahan es yang membekukan. Tanpa kusadari impianku berubah, aku tidak lagi menyukai Argam. Aku tidak peduli lagi dengan taruhan melainkan aku sangat peduli dengan Lucas. Lucas lah yang perlahan merangkak masuk ke dalam relung hati. Aku jatuh cinta pada Lucas, pria segudang prestasi. Update: Setiap hari By: ZalfaaHaniifah Ditulis Juli 2019.

More details
WpActionLinkContent Guidelines