Takdir cinta Hiyyatuzahro

Takdir cinta Hiyyatuzahro

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2019
"Perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula." (QS. An Nur: 26) Maisya Hiyyatuzahro alias zahra seorang mahasiswi tingkat akhir sekaligus santriyah pondok pesantren As salam memiliki harapan ingin mendapat pasangan sholeh yang di idamkan hingga diam-diam menyukai seseorang bernama Zidan Prakasa seorang mahasiswa berprestasi anak keturunan konglomerat dan penghafal Al qur'an hingga suatu hari zidanpun menaruh hati terhadap gadis polos, cantik, dan periang yaitu Maisya Hiyyatuzahro atau zahra. Takdir berkata lain pria yang di idamkan zahra untuk bersanding dipelaminan selama ini ternyata bukanlah Zidan Prakasa melainkan Dosen pembimbingnya Dr. Daniel Anthonius seorang dosen yang memiliki beda keyakinan hingga rela berpindah agama demi Maisya Hiyyatuzahro. zahra syok bagimana mungkin hal tersebut bisa terjadi?
All Rights Reserved
#53
hafidz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [TERBIT] Zahralvi: Whispers of Qadr ✓
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • Bersamamu hingga ke syurga (TERBIT)
  • imam terbaik ku (tamat) REVISI
  • Arsalan Sa'ad Al-Malik
  • Suratan Takdir dari Arsy [SUDAH TERBIT)
  • TENTANG KITA, YANG TAK TERDUGA
  • Cinta Dalam Iman
  • kisah cinta zeaka [nazea & shaka] [END]

‼️‼️ VERSI CETAK BEDA ENDING‼️‼️ Siapa sangka, dari balik dinding pesantren dan lantunan ayat suci, takdir menyulam kisah cinta yang tak pernah Zahra bayangkan? Menjadi santri bukan hal mudah, apalagi saat hatinya mulai goyah oleh sosok Ustadz Alvi Azhar Rivaldi Althezza - guru muda yang disegani, berwibawa, dan meneduhkan setiap mata yang memandangnya. Zahra tak pernah merasa pantas. Tapi ketika takdir mengetuk lewat ilmu dan nasihat, keduanya dipertemukan bukan hanya untuk belajar, tapi juga saling mengenal makna cinta yang terbingkai dalam keimanan. Apakah ini hanya persinggahan rasa, atau memang sejak awal nama mereka telah ditulis berdampingan dalam lauhul mahfuz? "Sebab cinta adalah kamu, yang kusebut dalam doa, berdegup dalam ridha-Nya." ~Alvi

More details
WpActionLinkContent Guidelines