Story cover for Setelah Sirna by admlnam
Setelah Sirna
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado sep 28, 2019
beragam rasa setelah kau sirna
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Setelah Sirna a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
My Wish cover
Kupu-Kupu Terjatuh di Atas Syajadahku cover
Pesan Sunyi cover
Rembulan Yang Sirna cover
OBSERVE [GeminiFourth] cover
kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2) cover

PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK

75 partes Continúa

PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK Sebuah Buku Muhasabah Berkehidupan Sebab hidup hanyalah mampir minum, pastikan air yang kau sesap adalah mata air kebaikan. Hidup manusia seringkali terasa seperti kedipan mata di hadapan semesta-begitu singkat, ringkih, dan lekas berlalu. Namun, dalam keberadaannya yang pendek itu, tersimpan ruang-ruang tak terbatas untuk menemukan makna. Buku ini hadir sebagai jembatan untuk melintasi ruang tersebut. Buku Puisi Panjang untuk Hidup yang Pendek bukanlah sekadar barisan rima motivasi. Ia adalah sebuah undangan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, lalu menyelam ke dalam relung batin yang paling sunyi. Di sana, kita akan diajak menanggalkan topeng-topeng ego untuk menemukan hakikat: Bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam tumpukan harta atau kilau takhta, melainkan dalam ketulusan menjadi sebaik-baiknya manusia. Melalui kompilasi syair kontemplatif ini, Anda akan diajak merenungi: • Bagaimana membasuh luka masa lalu dengan penerimaan. • Bagaimana menanam benih manfaat di tanah yang gersang. • Bagaimana menemukan kebahagiaan tersuci di tengah ujian yang getir. Bacalah, dan biarkan hidupmu yang pendek ini menjadi puisi yang paling indah untuk dibaca oleh Tuhan dan sesama.