Story cover for Jangan Dibaca by Lindafitria720
Jangan Dibaca
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Sep 28, 2019
Mature
Jika kamu seorang pembuly, maka hentikanlah dari sekarang sebelum hal yang tidak kau inginkan terjadi begitu saja.


Karena ucapan bisa melukai melebihi tajam nya sebuah pedang, meninggalkan luka dihati dan sulit untuk dilupakan. Maka marilah kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain tanpa ada buly diantara kita.
Public Domain
Sign up to add Jangan Dibaca to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dibalik Tawa  cover
Companion Forever Kth cover
Kita Sembuh Bareng? cover
• KECEWA ~ cover
FAKE FRIENDS cover
Let me Love You  cover
Dream Note cover
Race and Love cover
a man strong, patient compassionate and tough(season 3) TAMAT  cover
Stay Or Gone ✓ cover

Dibalik Tawa

16 parts Complete

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku