Suara Hatiku Untukmu

Suara Hatiku Untukmu

  • WpView
    Leituras 34
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, out 21, 2019
Ini kisah perjalanan hidup seorang wanita yang di kekang orang tua nya untuk beraktifitas, tetapi wanita itu memiliki 1000 mimpi. Akankah dia bisa mewujudkan salah satu mimpi nya? dan apakah dia bisa menjalan kan hidup nya dengan orang tua yang terlalu posesif?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • ZIA AURISTHELA KANENZA
  • THE BEGINNING OF HAPPINESS(On Going)
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • Hope Was My Mistake
  • Hidden Familly
  • Mutiara Kasih ( TAMAT )
  • Raga Kiran (on Going)

Sheila terlahir dari keluarga sederhana yang hanya tinggal berteduh di bawah atap rumah kontrakan dan diusia sang kepala keluarga yang tak lagi muda perekonomian keluarga itu pun tak lagi bersahabat. Dengan tatapan nanar bercampur gelisah Sheila menerawang jauh, memikirkan cara untuk membayar biaya rumah sakit sang ibu. Hingga Sheila bertemu dengan seorang wanita yang menawarkannya sebuah pekerjaan. Bagaimana kah kisah Sheila selanjutnya? Akan kah perjalanan hidup Sheila di selimuti oleh kebahagiaan dan senyuman juga tawa dari orang yang ia sayang? Atau sebaliknya? Mungkin tanda tanya itu semua akan terjawab dengan mudah saat hal buruk pada Sheila tidak pernah terjadi. Dan di sinilah semuanya di pertaruhkan. Kisah ini tak hanya tentang kisah romance picisan, akan tetapi kisah ini tentang seorang wanita yang harus terombang ambing dengan keimanannya, bukan hanya itu dalam cerita ini juga dapat ditarik kesimpulan jika uang bukanlah segalanya dalam hidup. Hingga mampu mempertaruhkan segala nya demi uang dan kedudukan. "Haruskah ku ambil tawaran itu? " Sheila Sheila tak ingin memilih bahkan ia tak ingin melakukannya, akan tetapi tawaran itu menjadi harapan baru bagi hidupnya. Keyakinan dan kebimbangan silih berganti mengusik benaknya, rasa takut juga turut memperolok Sheila untuk tak memilih. Namun, melihat satu manusia yang belum juga pulih membuat keyakinan itu hadir kembali. Melihat sang ibu yang terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit hatinya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo