Pecahan Kaca

Pecahan Kaca

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 20, 2021
Kamu lupa, kaca yang dulu kamu pecahkan serpihannya bisa melukaimu. *** 'Di bagian kedua, aku tidak sedang membahasmu bi... Aku memberi semangat untuk yang membacanya' 'Di bagian berikutnya, tolong di baca ya. Aku sedang menceritakanmu' Anggap aku sedang mencari raga yang dulu suka tersenyum setiap aku cemberut. Aku, rindu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • My Poems!
  • Segala Tentangmu ❝
  • Ambigu
  • Puisi Kemana Saja
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Kata Terpendam
  • Just Words

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines