Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Be Yourself

Be Yourself

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2019
Embun Pagi adalah Semangatku... Cahaya Matahari adalah Temanku... Malam yang Gelap adalah Sahabatku... Hay namaku Acel.Aku adalah "INSPIRATION GIRL".Aku lebih suka menginspirasi seseorang yg putus asa dengan kerjaannya,yang tidak pede dengan penampilan/gaya nya,dll.Aku tinggal di Apartement yg ada di Jakarta.Aku adalah seorang siswi lukusan dari Universitas Indonesia(UI) Jakarta.Aku lebih suka berteman dengan siswa/siswi yg pintar dan menginspirasi,daripada berteman dengan siswa/siswi yg kaya. Ibukota Indonesia,Jakarta.Memang terkenal sangat luas dan besar.Jadi tidak kaget kalau harga semua makanan,minuman,baju,dll itu mahal.Di Jakarta memang sangat banyak gedung gedung,rumah,apartement,hotel,dll.Tapi gak semua rumah itu bagus disana,ada juga yg tidak layak dihuni,seperti rumah teman kuliahku dulu. Perkenalkan!Namanya Amy.Aku sangat dekat dengan dia.Amy itu orangnya pendiam tapi pintar.Aku suka bergaul dengan dia,Tapi sayang dia itu orangnya penyendiri dan pendiam.Amy pun menelepon aku "Kak kita ketemuan di Cafe biasanya ya.." kata Amy "Hmm oke lah.." jawabku,teleponnya pun ditutup.Akhirnya aku pun bertemu Amy."Hai...Ada apa Amy?"Tanyaku "Aku cuman mau CURHAT aja..,Bolehkan?habis ini kamu gk ada acara kan?"Kata Amy " Nggak kok,kalau kamu mau ngomong tentang isi hati kamu,silahkan"Jawabku "Oke makasih.Sebenarnya dari dulu aku ingin merubah diriku,menjadi seperti perempuan cantik diluar sana.Aku capek,aku slalu dihiraukan sama orang yg mampu.Mreka mengira jika aku tidak sempurna dan tidak bisa menyanggupi makan dan minum sehari hari.Aku malu Cel.Kamu gk bisa ngerasain apa yg gw rasain,Karna lo itu udah mampu."curhatan Amy " Hmm menurtku sih kamu cukup menjadi diri sendiri"jawabku "Maaf ya tadi gw lancang banget..Kalo itu jawabanmu.Sorry kali ini gw gk mau ikutin perkataan lo dulu.Maaf Acel..Bye" Emosi Amy "Yaudah.Bye"sapa ku. "Sebenarnya buat kalian.Cukup menjadi diri sendiri,karna setelah KESULITAN pasti ada KEMUDAHAN".{Ini critaku EPS.1.}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut pandang (felisha)
  • Because I Love You (The End)
  • Don't Talk About Money
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Sejarah Kita
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Arsyilazka
  • Three Targeted Girls!!
  • My possesive boyfriend

"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih

More details
WpActionLinkContent Guidelines