Remember When...

Remember When...

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 30, 2019
menceritakan seorang mahasiswi seni yang selalu mengeluh tentang kehidupannya. Tsani, dia seorang perempuan yang tak pernah menikmati hidupnya dengan baik. semenjak dia masuk ke salah satu universitas seni yang cukup populer di daerahnya. Tsani memiliki kepribadian yang tidak pernah konsisten pada pilihan nya, sehingga dia sangat mudah di pengaruhi oleh orng lain. suatu ketika dia menerima perasaan cinta sahabatnya sendiri, yang sudah sangat dekat dengannya 2 tahun yang lalu. sehingga bisa merubah hidup nya menjadi lebih baik. dan pada saat itu muncullah sebuah konflik yang sangat membuatnya terpukul akan hal itu. Apakah Tsani bisa melewati hal itu dalam hidup nya?...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Sang Penulis yang Lelah
  • FIZYA
  • Cah Semprul ( Tamat)
  • RIVER FOR BEGINNER
  • Nayara [ TERBIT ]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Let Me Love You Longer
  • Bad Girl

cintailah dirimu terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain. 👨‍👩‍👧‍👧💔 Sekarang rumah bukan lagi tempat paling nyaman bagi gadis itu, bukan lagi tempat kepulangan yang paling di tunggu-tunggu. Baginya rumah sekarang tempat paling sepi, tempat paling menyeramkan. Walaupun ada banyak orang di dalamnya. Ia merindukan suasana rumahnya yang dulu. Penuh kedamaian dan keharmonisan dan tidak ada pertengkaran. Selalu ada kasih sayang diantaranya, tapi sekarang rumah menjadi tempat yang paling ia benci. Berlakon menjadi gadis yang tidak tahu apa-apa padahal, banyak yang ingin ia suarakan justru menyiksa. Berpura-pura tuli seakan-akan tidak pernah mendengar apapun tapi, ternyata itu sulit. Pergi, satu kata yang sudah lama terlintas dari dalam pikirannya. Namun, ada beberapa orang yang ingin diselamatkan bukan, bukan beberapa orang, tapi semuanya. Yang ingin ia singkirkan bukan orangnya, tapi permasalahannya. Kepada rumah yang sekarang bukan benar-benar rumah yang layak huni. Bangunan paling bersejarah, yang menyaksikan gadis ini tumbuh dan besar sekuat baja. 👇👇 Ini bukan cerita tentang seorang anak yang selalu di manja dan disayangi oleh orang tuanya tapi ini cerita tentang seorang anak yang selalu diperlakukan berbeda oleh orang tuanya sendiri dan merasa diasingkan. Ini bukan cerita tentang kisah seorang gadis yang bahagia dengan keluarganya tapi ini kisah seorang gadis dengan berbagai macam penderitaan. Cerita ini mengisahkan hidup seorang gadis yang selalu dibenci oleh orang tuanya, teman sekolah, saudaranya dan bahkan orang asing yang tidak mengenalnya. Bagaimana rasanya tanpa kasih sayang orangtua?? Sedih, sakit, dan miris. pesan Author's keluarga besar WATTPAT SEJATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines