Secangkir Kopi dan Kue Cokelat [END]

Secangkir Kopi dan Kue Cokelat [END]

  • WpView
    Reads 1,051
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 27, 2020
Seorang gadis bernama Aster, ia tidak cantik melainkan memiliki wajah yang manis. Aster Veronica Lin, gadis muda berumur 21 tahun terobsesi dengan seorang Aktor ternama "The 5th wave" Nicholas John Robinson atau yang di sapa dengan Nick Robinson, membawa dia sekaligus bukan hanya kepada sang idola, melainkan cita-citanya untuk menjadi seorang barista ternama, Aster suka berbagi cerita hidupnya kepada para pelanggan kafe tempat di mana dia bekerja bagi mereka yang membutuhkan pencerahan. Hal ini menjadi nilai plus buatnya. Di sela-sela kesibukannya sebagai seorang barista, ia bertemu kembali dengan sang idola, Nick Robinson. Akankah sang idola masih mengingat pertemuan mereka di 5 tahun yang silam, suatu pertemuan yang tidak di sengaja. Akankah kegigihannya mengejar sang idola dari Jakarta, Indonesia hingga ke New York, Amerika membuahkan hasil yang manis atau malah sebaliknya? High Rank #2 maknakehidupan 110620 #4 nickjonas 081220 #12 nickrobinson 090520
All Rights Reserved
#104
jakarta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)
  • Drafting Destiny
  • sleeping beauty✅✅(jikook)
  • Bittersweet Coffee Cake [COMPLETED]
  • East sky first love
  • INSPIRATION OF LOVE (WILLIAMEST)
  • IGNITES (END)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • ASTER 15:24 (Heesun) √

Bagi banyak orang, Teresa dan Lionel tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan duduk di kelas yang sama-tanpa kisah, tanpa kenangan. Tapi di balik diamnya mereka, tersimpan cerita yang pernah begitu hidup di kota kecil jauh dari Jakarta. Dulu, mereka adalah sepasang kekasih yang saling menggenggam erat di Inggris, menjadikan satu sama lain rumah dalam dunia yang asing. Namun, tidak semua kisah indah berakhir bahagia. Sebuah pertengkaran hebat memutuskan benang di antara mereka. Lionel kembali ke Jakarta lebih dulu, meninggalkan Teresa dalam ketidakpastian yang mengikis perlahan. Sejak hari itu, keduanya tak pernah saling mencari, seolah ingin berpura-pura bahwa cinta itu tak pernah ada. Dua tahun berlalu. Takdir mempertemukan mereka kembali-bukan di kedai kopi tempat mereka biasa tertawa, bukan di taman tempat mereka dulu saling menatap, tapi di sekolah yang sama, di kelas yang sama. Kini mereka berdiri di bawah atap yang serupa, namun dengan jarak yang jauh lebih dingin dari sebelumnya. Mereka tidak berbicara. Tidak saling menyapa. Hanya tatapan yang sesekali bertabrakan-penuh amarah yang tertahan, rindu yang tak diakui, dan bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar mati. Mereka mencoba menjadi asing, tapi hati tidak pernah bisa benar-benar lupa. Dan pertanyaannya kini sederhana: apakah kisah ini akan berakhir sebagai dendam yang terus tumbuh, atau diam-diam menjadi awal dari pertemuan yang tak pernah mereka duga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines