N.G.short Poem

N.G.short Poem

  • WpView
    LECTURAS 74
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mar, mar 24, 2020
Kala segerombolan kata berdemo untuk keluar dari ruang imajinasi.merebak ke setiap sudutnya...merebutkan secarik kertas putih yang ingin mereka singgahi.di dunia manusia. Pun demikian dengan si tinta yang telah lama menanti si kata yang ingim membersamainya.nanti. Waaah Hebat! Siapa kah nanti yg akan membebaskan mereka?. Lihat saja nanti.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • • KECEWA ~
  • Bumaga i Ruchka

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido