Hanna Nata

Hanna Nata

  • WpView
    Membaca 708
  • WpVote
    Vote 105
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 18, 2022
Hanna dan Nata adalah teman di waktu kecil. Akan tetapi, keduanya memiliki masa lalu yang buruk. Nata selalu membully Hanna dan membuat hidup Hanna menjadi kacau. Dia sangat membenci Nata dan berharap lelaki itu lenyap di muka bumi ini. Namun, bukan Nata namanya jika Ia merasa perbuatannya tidaklah salah dan Hanna memang pantas menjadi bahan ejekannya. Hingga ketika mereka dewasa dan sudah terpisah beberapa tahun lamanya. Mereka telah melewati kehidupan masing-masing. Hanna seperti lupa akan sosok Nata. Bagaimana tidak? Kejadian konyol yang membawanya berurusan dengan seorang artis pujaan para wanita. Mengharuskan dia dan artis itu mengalami hal-hal sulit. Bahkan yang lebih sulit saat mereka memiliki perasaan cinta, yang akhirnya terbongkarlah siapa sebenarnya Nata. Dia adalah masa lalu yang sangat di benci Hanna. Butuh waktu lama untuk Hanna meyakinkan hatinya untuk seseorang yang memberinya cinta dan benci. Cover by : @rainygraphic
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#823
newstory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Semoga Bertemu di Lain Waktu
  • Lagu untuk Nada [COMPLETED]
  • RAYCILA [END]
  • You're [not] Mine
  • Queen Greta Oto (GXG)
  • Putra My IronMan (On Going)
  • The Hoodie Girl (Gadis Hoodie Merah)
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • My True Love
  • ELECTION

Apa yang harus aku lakukan jika aku terlanjur menyukaimu? Bagaikan permainan yang hanya dilakukan untuk kesenangan sesaat dan berakhir dengan tidak bisa melupakan semua itu dari satu pihak. Rasa ini aku simpan secara diam-diam dan berakhir dengan aku sendirian, berjuang menutupi perasaan dan melepaskan luka yang mendalam. Aku duduk tepat di depan kelas dengan hati yang tidak karuan. Menahan segala pedihnya kenyataan akan semua rasa yang begitu menggila. "Aku harus apa dengan rasa ini," ucapku dalam batin. Merasakan angin yang melambai pelan itu aku berpikir untuk terus berjalan kedepan dengan semua rasa yang ku simpan. "Han ... mau ke mana?" Tanya laki-laki itu dengan memegang tanganku. Ya, dia Si Abu-abu. Akankah kisah ini berjalan seperti yang Hanna inginkan, akankah Hanna berani melawan takdir untuk berada disisihnya atau Hanna menyerah dengan semua rasa yang begitu menggelora?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan